Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Juni 2026 | Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang telah melakukan pertemuan dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto untuk membahas penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pertemuan tersebut, Nanik menegaskan komitmennya untuk tetap bersinergi dengan KPK dalam menindaklanjuti berbagai kajian terkait pelaksanaan program MBG.
Salah satu hal utama yang menjadi perhatian Nanik adalah pembenahan sistem agar pelaksanaan program berjalan lebih transparan dan akuntabel. Ia menilai pengawasan tidak hanya melibatkan lembaga negara, tetapi juga perlu membuka ruang partisipasi bagi pengawas di daerah hingga masyarakat luas.
Nanik juga membantah terlibat dalam dugaan korupsi program MBG. Ia mengatakan pengadaan yang dipersoalkan dimulai Juni 2025, sebelum ia dilantik sebagai Wakil Kepala BGN. Nanik menyebut perannya saat menjadi Wakil Kepala BGN dibatasi dan hanya menangani kasus tertentu seperti KLB keracunan.
Kejaksaan Agung juga telah mengklaim bahwa belum menemukan adanya keterkaitan dengan Nanik S Deyang dalam kasus korupsi MBG. Nanik telah menunjuk Wakil Ketua BGN, Agustina Arumsari sebagai juru bicara lembaganya setelah mendapat masukan dari Komisi IX DPR RI dalam rapat tertutup.
Rapat tersebut membahas Rencana Kerja dan Anggaran 2027 serta menjadi pertemuan perdana bagi pimpinan baru BGN yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto. Nanik memilih menghindari wawancara media terkait isu impor motor listrik dari India oleh BGN.
Dalam rapat tertutup antara Komisi IX dan BGN, Nanik menegaskan bahwa pihaknya akan tetap transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan program MBG. Ia berharap keterbukaan tersebut dapat membantu masyarakat memahami berbagai aspek program MBG, mulai dari mekanisme pelaksanaan, jenis layanan yang diberikan, hingga penggunaan anggaran.
Kesimpulan dari pertemuan tersebut adalah bahwa Nanik S Deyang dan KPK akan terus bekerja sama untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program MBG. Dengan demikian, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.











