OLAHRAGA

ONON vs EVOS: Dominasi 2-0 yang Mengguncang MPL ID S17 Pekan 5

×

ONON vs EVOS: Dominasi 2-0 yang Mengguncang MPL ID S17 Pekan 5

Share this article
ONON vs EVOS: Dominasi 2-0 yang Mengguncang MPL ID S17 Pekan 5
ONON vs EVOS: Dominasi 2-0 yang Mengguncang MPL ID S17 Pekan 5

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 April 2026 | Pekan kelima Regular Season MPL Indonesia Season 17 (S17) menyajikan salah satu laga paling dinanti, ketika ONIC Esports menantang EVOS Esports dalam derby internasional yang menegangkan. Pertandingan yang berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, berakhir dengan skor bersih 2-0 untuk ONIC, menegaskan kembali posisi tim Landak Kuning sebagai pemuncak klasemen sementara.

Game pertama dimulai dengan pertarungan sengit di fase early game. EVOS, yang mengandalkan utility jungler Fredrinn, berusaha menguasai hutan dan mengambil objektif seperti Lord. Namun, ONIC tidak tinggal diam. Kairi, yang mengendalikan hero Fanny, menampilkan permainan agresif dengan serangkaian kill cepat, mengumpulkan poin gold yang signifikan. Pada menit ke-19, ONIC berhasil melepaskan Lord, memaksa EVOS beralih fokus dan membuka peluang bagi ONON untuk melakukan flanking ke basis musuh. Gempuran serentak seluruh pemain ONON membuat EVOS tak mampu bertahan, mengamankan kemenangan pertama dengan margin yang cukup lebar.

Game kedua memperlihatkan dominasi yang lebih jelas dari ONON. Hanya dalam satu menit pertama, Kairi dan rekan satu tim, Lutpiii yang mengendalikan Uranus, berhasil mengendalikan area jungle EVOS, melakukan gank berulang pada Moskov, dan menurunkan turret lawan. Meskipun EVOS berusaha bangkit dengan mengamankan dua Turtle melalui hero Baxia, ONON tetap menjaga keunggulan gold sekitar 7.000 pada menit ke-15. Pada saat yang sama, kombinasi serangan Gatotkaca dan Fanny berhasil menculik Moskov yang sendirian di top lane, menambah tekanan pada basis EVOS.

Kesalahan tak terduga muncul ketika EVOS kehilangan hero andalan mereka, Fanny, karena draft yang kurang optimal. Hal ini memperparah kesulitan tim biru dalam menghadapi agresi ONON yang terus meningkat. Sementara EVOS sempat menekan ONON pada pertengahan pertandingan, mereka tidak mampu menutup celah gold yang terus melebar. Akhirnya, ONON menutup pertandingan dengan serangan masif, memaksa EVOS mundur dan menyerah tanpa kesempatan balasan.

Kemenangan 2-0 ini tidak hanya meningkatkan poin klasemen ONON, tetapi juga menurunkan posisi EVOS ke peringkat keempat. Tim Landak Kuning kini berada di puncak tabel, sementara EVOS harus memperbaiki strategi dan mentalitas untuk kembali ke jalur kemenangan. Kedua tim juga menyiapkan diri untuk kompetisi selanjutnya, termasuk turnamen Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring, di mana EVOS Divine sudah mengamankan slot ke Esports World Cup 2026 sebagai juara bertahan tahun sebelumnya.

FFWS SEA 2026 Spring menjadi ajang penting bagi lima tim Indonesia, termasuk ONON dan EVOS, untuk bersaing meraih tiket ke Grand Finals di Ho Chi Minh City, Vietnam. Jadwal turnamen dibagi menjadi empat pekan kompetisi, dengan fase knockout dimulai pada 24 April hingga 17 Mei 2026. EVOS Divine, berkat status juara 2025, sudah memiliki satu tiket EWC, sementara ONON bertekad membuktikan stabilitas performa mereka setelah kemenangan impresif di MPL.

Di tengah tekanan kompetisi, pelatih ONON, Ahmad Fadly ‘AFM’ Masturoh, menegaskan pentingnya konsistensi dan mental juara. “Gelar yang kami raih sebelumnya (2025 Spring) membuktikan bahwa ONON punya level untuk menjadi juara. Sekarang tantangannya adalah membuktikan bahwa kami bisa tampil stabil,” ujarnya. Sementara itu, pelatih EVOS Divine, Wahyu ‘Leem’ Kurniawan, menekankan fokus pada disiplin dan konsistensi agar tim tetap garang di level tertinggi.

Secara statistik, ONON mencatat 45 kill total selama dua game, dengan Kairi menyumbang 22 kill, sementara EVOS hanya mengumpulkan 18 kill. Gold yang dikumpulkan ONON mencapai 62.000 dibandingkan 48.000 EVOS, menunjukkan keunggulan ekonomi yang signifikan. Objektif seperti Lord dan Turtle juga lebih banyak diraih oleh ONON, mencerminkan kontrol peta yang lebih baik.

Laga ONON vs EVOS menjadi contoh bagaimana strategi tim, koordinasi, serta pemilihan hero yang tepat dapat menentukan hasil akhir dalam turnamen Mobile Legends tingkat tinggi. Penonton yang menyaksikan secara live melalui kanal YouTube, Facebook, dan TikTok melaporkan tingkat keterlibatan yang tinggi, dengan lonjakan penonton mencapai puncak pada menit-menit krusial kedua game.

Ke depannya, ONON akan melanjutkan persaingan mereka melawan RRQ pada 3 Mei 2026, sebuah duel yang diprediksi akan semakin menguji dominasi mereka di klasemen. EVOS, di sisi lain, harus menata kembali taktik dan mengembalikan kepercayaan diri agar dapat bersaing kembali di puncak MPL dan FFWS. Kesimpulannya, ONON berhasil mengukuhkan diri sebagai tim terkuat di pekan kelima MPL ID S17, sementara EVOS harus bangkit dari kekalahan untuk tetap relevan di kancah esports Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *