Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 April 2026 | Derby County menorehkan kemenangan dramatis 3-2 atas Queens Park Rangers (QPR) pada laga akhir pekan yang menegangkan, menghidupkan kembali harapan tim untuk melaju ke babak play‑off. Pertandingan yang berlangsung di MATRADE Loftus Road ini menjadi sorotan utama setelah Rams berhasil membalik ketertinggalan 2-1 dalam 14 menit terakhir.
Gol pembuka dicetak oleh QPR melalui serangan balik cepat, namun Derby tidak tinggal diam. Jaydon Banel, pemain muda yang baru bergabung, menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang yang memicu semangat tim. Tak lama kemudian, Banel kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kemenangan yang memanfaatkan kesalahan pertahanan QPR, menjadikan skor akhir 3-2 untuk Derby.
John Eustace, pelatih Derby County, menilai penampilan pemainnya sebagai bukti ketangguhan mental. Ia menekankan bahwa meski tim masih menghadapi beberapa cedera, seperti “slight knock” pada Sammie Szmodics dalam menit pertama, semangat juang tetap tinggi. Szmodics, yang dipinjam dari Ipswich Town, tetap tampil meski tidak 100 persen, memberikan dua gol dan satu assist dalam 12 penampilan terakhirnya.
Keberhasilan ini menempatkan Derby kembali di zona play‑off, berada satu poin di belakang Wrexham (posisi keenam) dan Hull City (posisi ketujuh). Berikut adalah posisi sementara di klasemen Championship setelah pertandingan tersebut:
| Posisi | Tim | PG | GD | Poin |
|---|---|---|---|---|
| 6 | Southampton | 44 | +24 | 76 |
| 7 | Wrexham | 45 | +4 | 70 |
| 8 | Hull City | 45 | +3 | 70 |
| 9 | Derby County | 45 | +9 | 69 |
| 10 | Norwich City | 45 | +8 | 65 |
Dengan satu pertandingan tersisa melawan Sheffield United di rumah, Rams memiliki keuntungan dalam hal selisih gol yang lebih baik dibandingkan rival terdekat. EFL pundit Jobi McAnuff menilai bahwa fixture melawan Sheffield United merupakan yang paling menguntungkan bagi Derby, sementara Wrexham harus menghadapi Middlesbrough dan Hull City akan bertemu Norwich City.
Selain taktik, faktor kebugaran tetap menjadi perhatian utama. Szmodics mengalami cedera ringan pada awal pertandingan, namun Eustace memutuskan untuk tetap mengandalkannya hingga menit akhir. Ia juga mengganti Szmodics dengan Danny Batth untuk menjaga kestabilan lini tengah setelah gol kemenangan Banel.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Derby mengadopsi formasi 4-3-3 dengan fokus pada serangan sayap. Banel, yang biasanya bermain sebagai penyerang sayap kanan, berhasil memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan QPR. Sementara itu, pertahanan Derby tetap solid meski QPR menekan dengan agresif di babak pertama.
Prediksi akhir musim menempatkan Derby dalam posisi yang menguntungkan. Jika Rams mampu mengalahkan Sheffield United dan kedua pesaing terdekat mengalami kegagalan, Derby berpeluang melaju ke babak play‑off atau bahkan bersaing untuk promosi otomatis. Eustace menyatakan keyakinannya pada pemain yang tersedia dan menekankan pentingnya konsistensi pada pertandingan penutup.
Kesimpulannya, kemenangan 3-2 atas QPR dalam laga QPR vs Derby County bukan sekadar hasil tiga poin, melainkan bukti karakter tim yang mampu bangkit dari ketertinggalan. Dengan dukungan penonton dan performa pemain kunci, Derby County berada di jalur yang tepat untuk mengukir prestasi di akhir musim Championship.











