Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 April 2026 | Real Betis berhasil mengunci poin berharga 1-1 atas Real Madrid pada laga LaLiga yang berlangsung di stadion La Cartuja pada Jumat malam, 24 April 2026. Gol penentu yang dicetak pada menit ke-93 datang dari bek kanan asal Spanyol, Héctor Bellerín, yang sekaligus menjadi sorotan utama setelah aksi-aksinya yang menawan selama 90 menit lebih.
Detik-detik Gol Penentu
Setelah Real Madrid unggul lewat gol Vinícius Júnior pada menit ke-17, Betis perlahan mengendalikan permainan. Pada fase akhir pertandingan, pertahanan Madrid mulai terdesak dan Ferland Mendy kehilangan bola di dalam kotak penalti. Antara dua kaki pemain, bola mengarah ke Bellerín yang berada dalam posisi mengancam. Dengan kecepatan reaksi tinggi, ia menembakkan bola rendah yang menembus selubung kaki lawan dan meluncur ke sudut gawang, menambah nilai imbang untuk tim tuan rumah.
“Dalam situasi seperti ini, tidak banyak waktu untuk berpikir. Saya biasanya tidak suka menembak keras, melainkan mencari celah. Kali ini bola masuk di antara kaki mereka,” ujar Bellerín dalam wawancara pasca pertandingan di mikrofon DAZN.
Komentar Bellerín tentang Penampilan Tim
Bellerín menilai bahwa poin satu angka saja tidak mencerminkan upaya dan kesempatan yang diciptakan oleh Real Betis selama pertandingan. Ia menekankan bahwa timnya telah mengendalikan banyak fase permainan dan menciptakan banyak peluang, namun keberuntungan belum berpihak pada mereka.
“Kami menyerang berulang kali, namun kiper Madrid sangat tangguh. Saya rasa kami pantas mendapatkan lebih dari sekadar satu poin,” tambahnya dengan nada puas namun tetap kritis.
Dampak pada Papan Klasemen
Kemenangan imbang ini menempatkan Real Betis pada posisi menengah klasemen, sementara Real Madrid masih berada di zona persaingan gelar, namun kini jarak poinnya dengan pemimpin Barcelona melebar menjadi delapan poin. Kegagalan Madrid untuk mengamankan tiga poin melawan tim yang biasanya berada di posisi menengah menambah tekanan pada skuad yang dipimpin pelatih Carlo Ancelotti.
Reaksi Lawan dan Pengamat
Álvaro Arbeloa, kapten Real Madrid, mengakui bahwa gol Bellerín datang pada saat yang tidak tepat bagi timnya. Ia menilai bahwa keputusan wasit untuk mengizinkan gol tersebut masih menjadi perdebatan, namun mengakui kualitas penyelesaian Bellerín.
Pengamat sepak bola lokal menilai bahwa gol Bellerín adalah contoh klasik dari keberanian pemain bertahan yang turut menyerang di menit-menit akhir, terutama saat tim membutuhkan gol cepat. Statistik menunjukkan bahwa Real Betis mencatat 18 tembakan ke gawang Madrid, namun hanya satu yang berhasil masuk, yaitu milik Bellerín.
Target Musim Ini
Setelah hasil imbang ini, Bellerín menegaskan tekad Real Betis untuk terus berjuang hingga akhir musim, baik dalam perebutan tempat di zona Eropa maupun dalam persaingan domestik. “Kami ingin mencapai semua target yang telah kami tetapkan. Kami sadar akan kekurangan, namun semangat dan ambisi tim tetap tinggi,” ujarnya.
Dengan gol yang menambah drama pada laga akhir pekan ini, Héctor Bellerín kembali menegaskan perannya sebagai sosok penting bagi Real Betis, tidak hanya sebagai bek kanan yang solid, tetapi juga sebagai kontributor gol yang mampu mengubah hasil pertandingan pada saat-saat krusial.











