Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 April 2026 | Gelandang jangkar Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, menorehkan satu babak penting dalam kariernya di Eropa setelah menuntun Lommel SK meraih kemenangan telak 3-0 atas FC Liège pada laga playoff promosi Liga Belgia. Pertandingan yang digelar di Stadion De Mol, Lommel, menjadi sorotan utama para pecinta sepak bola Tanah Air karena keberhasilan tersebut membawa timnya selangkah lebih dekat menembus kasta tertinggi kompetisi Belgia.
Selama 90 menit penuh, Pelupessy menunjukkan peranannya yang tak tergantikan sebagai pengatur ritme permainan. Ia mencatatkan total 69 sentuhan bola, 95 persen akurasi operan, serta tujuh aksi pertahanan yang signifikan. Statistik tersebut menegaskan betapa vitalnya kehadirannya dalam menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan, khususnya pada fase transisi yang menjadi kunci dalam mengendalikan penguasaan bola.
Keberhasilan Lommel SK tidak lepas dari kontribusi kolektif, namun peran Pelupessy sebagai otak di lini tengah menjadi faktor penentu. Operannya yang hampir sempurna memungkinkan rekan-rekannya mengalirkan bola dengan lancar dari lini belakang ke depan, menciptakan peluang berbahaya yang akhirnya berujung pada tiga gol. Meskipun tidak mencetak gol secara pribadi, pengaruhnya dalam mengatur serangan memberikan dampak yang lebih besar bagi hasil akhir pertandingan.
Berikut adalah rangkuman statistik utama Joey Pelupessy dalam laga tersebut:
- Jumlah sentuhan bola: 69
- Akurasi operan: 95%
- Aksi pertahanan: 7 kali
- Penguasaan bola tim: 58%
- Rating FotMob: 8,1
Selain menampilkan performa impresif di lapangan, keberhasilan ini juga menambah harapan bagi para pendukung Timnas Indonesia bahwa pemain-pemain abroad dapat kembali memberi kontribusi signifikan bagi timnas. Pelupessy kini berada di posisi yang sangat menguntungkan, mengingat Lommel SK berada di urutan teratas klasemen sementara dan berpeluang besar melaju ke Pro League Belgia pada akhir musim.
Di sisi lain, dua pemain Timnas Indonesia lainnya, Dean James dan Ragnar Oratmangoen, juga berada dalam sorotan. Dean James, yang bermain sebagai bek serbabisa untuk Go Ahead Eagles, hanya memiliki waktu bermain terbatas dalam pertandingan melawan AZ Alkmaar, namun tetap menorehkan akurasi operan 75 persen dan aksi pertahanan penting. Sementara itu, Ragnar Oratmangoen, yang kini menanti panggilan kembali ke timnas, diprediksi akan menjadi pilihan utama di lini sayap jika Pelupessy berhasil melaju ke kasta tertinggi.
Para pengamat sepak bola menilai bahwa konsistensi Pelupessy di level kompetisi Eropa dapat menjadi tolok ukur bagi para pemain muda Indonesia yang bercita‑cita menembus liga‑liga papan atas. Dengan catatan performa yang stabil, ia tidak hanya memperkuat posisi Lommel SK, tetapi juga mengukir nama Indonesia di peta sepak bola Eropa.
Keberhasilan ini juga menambah dinamika dalam persiapan Timnas Indonesia menjelang kompetisi internasional berikutnya. Pelatih Shin Tae‑yong diperkirakan akan meninjau formasi dan taktik yang melibatkan pemain abroad, khususnya dalam memanfaatkan keunggulan teknis dan taktis yang dimiliki Pelupessy serta rekan-rekannya.
Secara keseluruhan, kemenangan 3-0 ini menandai titik balik penting bagi Joey Pelupessy. Jika Lommel SK berhasil menembus Pro League Belgia, ia akan menjadi salah satu gelandang Indonesia pertama yang bermain di tingkat tertinggi kompetisi Belgia, memperkuat reputasi pemain Indonesia di kancah sepak bola Eropa. Sementara itu, para suporter di tanah air terus menantikan aksi-aksi selanjutnya, berharap bahwa keberhasilan di level klub dapat diterjemahkan menjadi prestasi gemilang bagi Timnas Indonesia pada ajang regional maupun dunia.











