Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 14 Juni 2026 | Pertamina Patra Niaga telah menaikkan harga BBM Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai tanggal 10 Juni 2026. Kenaikan ini berdampak pada pengeluaran masyarakat, terutama yang bergantung pada bahan bakar untuk kegiatan sehari-hari.
Bagi pengemudi ojek online, kenaikan harga Pertamax tidak terlalu berdampak karena mereka lebih banyak menggunakan BBM Subsidi Pertalite. Namun, kenaikan harga Pertamax secara tidak langsung memicu peningkatan harga bahan pokok yang membebani pengeluaran rumah tangga.
Salah satu pengemudi ojek online asal Depok, Mahdi, mengaku bahwa dirinya selalu menggunakan Pertalite sebagai bahan bakar utama. Meskipun kenaikan Pertamax belum berdampak terhadap operasionalnya sehari-hari, Mahdi menyebut kenaikan harga Pertamax mempengaruhi naiknya harga sejumlah bahan pokok.
Di sisi lain, harga sembako di Jawa Timur juga terus mengalami fluktuasi. Bawang merah, bawang putih, cabai, telur, dan daging ayam kampung mengalami penurunan harga, namun cabai rawit tembus Rp 60 ribuan.
Untuk menghadapi situasi ini, masyarakat perlu menerapkan gaya hidup hemat. Salah satu cara populer adalah dengan menerapkan gaya hidup frugal living, yakni gaya hidup yang menekankan pada pengelolaan keuangan secara bijaksana, dengan fokus pada penghematan dan penghindaran keborosan.
Linda Homiya, yang dikenal sebagai Queen of Frugal Living, berbagi cara menerapkan frugal living melalui wawancaranya. Menurutnya, frugal living bukan berarti menyiksa diri, tetapi hanya disesuaikan dengan kemampuan.
Indonesia juga tengah mengalami ledakan populasi lansia, yang dapat menjadi tantangan pembangunan negara. Sistem kesehatan perlu dipersiapkan untuk menghadapi tantangan ini.
Dalam menghadapi situasi ekonomi yang tidak menentu, masyarakat perlu waspada dan bijak dalam mengelola keuangan. Dengan menerapkan gaya hidup hemat dan bijak, masyarakat dapat menghadapi tantangan ekonomi dengan lebih siap.











