Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Juli 2026 | Dunia sepakbola selalu penuh dengan kejutan dan pertaruhan. Baru-baru ini, Lazio dilaporkan tertarik untuk merekrut striker Benfica, Franjo Ivanovic, dengan skema pinjaman tanpa opsi pembelian. Ivanovic, yang berusia 22 tahun dan merupakan pemain internasional Kroasia, bergabung dengan Benfica musim panas lalu dari Union Saint-Gilloise dengan biaya sekitar €22,8 juta.
Ivanovic mencetak delapan gol dan tiga assist dalam 42 pertandingan kompetitif untuk Benfica, tetapi ia merasa frustrasi karena hanya bermain sebagai starter dalam 13 pertandingan tersebut. Menurut laporan, Ivanovic sangat ingin mendapatkan waktu bermain yang lebih banyak, dan ini menjadi pertimbangan utama dalam mencari langkah selanjutnya dalam karirnya.
Sementara itu, Mohamed Salah, bintang sepakbola Mesir, dilaporkan dekat dengan bergabung dengan Besiktas, salah satu klub besar di Turki, setelah negosiasi dengan klub tersebut mengalami kemacetan. Salah, yang meninggalkan Liverpool di akhir musim lalu, ditawari kontrak senilai £10,7 juta per tahun plus insentif dan bonus oleh Besiktas.
Namun, tidak semua pihak yakin bahwa kedatangan Salah akan membawa dampak positif bagi Besiktas. Seorang presenter podcast sepakbola Turki, Ahmed Turgut, memperingatkan bahwa gaji besar Salah bisa menjadi beban bagi klub jika ia tidak dapat mempertahankan performa tinggi. Turgut menyatakan bahwa fans Besiktas, yang terkenal dengan kesabaran yang tipis, akan segera kehilangan kesabaran jika Salah tidak dapat memenuhi harapan.
Di lain pihak, Kasper Høgh, striker baru Celtic, telah menunjukkan janji besar dengan catatan gol yang impresif di liga Norwegia. Høgh, yang bergabung dengan Celtic dari Bodø/Glimt, memiliki rekor gol yang mengesankan, dengan 12 gol dan empat assist dalam 16 pertandingan sejak awal musim 2024/25. Ia bahkan berada di atas daftar pemain dengan gol terbanyak di luar lima liga top Eropa, bersama dengan Victor Osimhen dari Galatasaray.
Ini menunjukkan bahwa Galatasaray, dengan kehadiran Osimhen, tetap menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan dalam kancah sepakbola internasional. Sementara itu, pertaruhan di sekitar Ivanovic dan Salah terus berlanjut, menandakan bahwa dunia sepakbola tidak pernah kehabisan cerita menarik dan kejutan.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa sepakbola adalah olahraga yang dinamis, penuh dengan intrik dan pertaruhan. Dari Ivanovic hingga Salah, setiap pemain memiliki cerita unik yang dapat mempengaruhi dinamika tim dan liga. Galatasaray, dengan pemain-pemain bintang seperti Osimhen, tetap menjadi salah satu klub yang paling menarik untuk disaksikan dalam musim mendatang.











