BERITA

Kebakaran Club Med Bali Bakar Agung Restoran Nusa Dua, Kerugian Lebih Rp5 Miliar

×

Kebakaran Club Med Bali Bakar Agung Restoran Nusa Dua, Kerugian Lebih Rp5 Miliar

Share this article
Kebakaran Club Med Bali Bakar Agung Restoran Nusa Dua, Kerugian Lebih Rp5 Miliar
Kebakaran Club Med Bali Bakar Agung Restoran Nusa Dua, Kerugian Lebih Rp5 Miliar

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 April 2026 | Pada Jumat pagi, 24 April 2026, kebakaran melanda Agung Restoran yang berada di area Hotel Club Med Bali, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Kabupaten Badung. Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.50 WITA saat persiapan sarapan sedang berlangsung di dapur utama. Petugas keamanan hotel, Komang Adi Sugita, pertama kali mendeteksi api setelah alarm kebakaran berbunyi di pos pemantauan.

Sesaat setelah alarm terdengar, Komang bersama regu jaga langsung bergegas ke lokasi. Pada saat pemeriksaan, api sudah meluas dan menghanguskan area dapur serta bagian dalam restoran. Supervisor Agung Restoran, Imam Hambali, menjelaskan bahwa api dipicu oleh mesin deep fryer yang mengalami suhu minyak berlebih. Upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tidak mampu menghentikan penyebaran api yang cepat menembus plafon kayu dan atap sirap.

Tim pemadam kebakaran dikerahkan segera setelah laporan diterima pada pukul 07.40 WITA. Delapan unit mobil, terdiri dari enam unit PMK Badung dan dua unit dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), beraksi menaklukkan api. Kapolsek Kuta Selatan, AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Kerusakan yang terjadi meliputi bangunan dua lantai seluas kurang lebih 5.000 meter persegi. Lantai dua yang menampung Agung Restoran hancur total, sementara lantai satu mengalami kerusakan pada beberapa fasilitas pendukung, antara lain:

  • Butik
  • Booth Photoshop
  • Ruang pertemuan (meeting room)
  • Kantor akunting

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Semua tamu dan karyawan berhasil dievakuasi dengan aman oleh staf hotel. General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyatakan apresiasi terhadap respons cepat tim gabungan yang berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain di kawasan elit tersebut.

Kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar. Estimasi ini mencakup kerusakan struktural bangunan, peralatan dapur, serta inventaris fasilitas di lantai satu. Pihak manajemen hotel dan ITDC berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh serta memperketat prosedur keselamatan kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Menurut keterangan saksi, termasuk Dewa Nyoman Sukaryadhi, seorang staf keamanan yang saat itu sedang melakukan pergantian shift, api sudah menjalar ke plafon ketika ia tiba di lokasi. Ia mencoba memadamkan api dengan APAR, namun ukuran kobaran sudah terlalu besar. Setelah tim pemadam tiba, mereka berhasil menurunkan api dalam waktu kurang satu jam, sehingga situasi di area Nusa Dua kembali aman dan kondusif.

Pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan lokasi kejadian, dan melakukan olah TKP. Penyebab utama yang masih diselidiki adalah kegagalan mesin deep fryer akibat suhu minyak yang tidak terkendali. Tim investigasi juga akan meneliti prosedur pemeliharaan peralatan dapur serta pelatihan penanganan darurat bagi staf restoran.

Seluruh area wisata Nusa Dua tetap beroperasi normal, meskipun sebagian fasilitas di dalam hotel Club Med masih dalam tahap perbaikan. Pengunjung yang telah memiliki reservasi di hotel tersebut diinformasikan tentang penjadwalan ulang layanan restoran dan fasilitas terkait.

Insiden kebakaran ini menambah daftar peristiwa kebakaran besar yang terjadi di wilayah Bali dalam beberapa tahun terakhir, mengingat tingginya tingkat pariwisata dan konsentrasi fasilitas hospitality. Pemerintah daerah Badung berjanji akan meningkatkan inspeksi keselamatan bangunan serta memperketat regulasi penggunaan peralatan dapur komersial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *