Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 Mei 2026 | Baru-baru ini, Duta Besar Belanda dan Jerman mengunjungi Candi Prambanan untuk mengikuti acara The 44th Annual Event International Veteran Cycle Association (IVCA) 2026. Mereka sangat terkesan dengan keramahan warga sekitar yang menyambut mereka dengan melambaikan tangan dan memberikan ucapan semangat.
Di tempat lain, isu global tentang perlakuan tak manusiawi terhadap aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) oleh Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu kemarahan dari beberapa negara. Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada memanggil Duta Besar Israel untuk mengecam perlakuan tersebut.
Australia juga memanggil Duta Besar Israel dan mengutuk perlakuan yang dilakukan terhadap aktivis GSF. Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menyatakan bahwa tindakan Ben-Gvir sangat mengejutkan dan tidak dapat diterima.
Sementara itu, Indonesia meluncurkan proyek ASEAN-Korea Cooperation for Methane Mitigation (AKCMM) bersama Korea Selatan dan Global Green Growth Institute (GGGI) untuk memperkuat komitmen aksi iklim. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi emisi metana dan memperbaiki pengelolaan limbah.
Tim nasional sepak bola Iran juga melakukan proses pengurusan visa untuk Piala Dunia FIFA 2026 dengan mendatangi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ankara, Turki. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan administrasi menjelang turnamen.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa ini menunjukkan bahwa peran Duta Besar dan hubungan internasional sangat penting dalam menangani isu global dan mempromosikan kerja sama antar negara.











