Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Mei 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa ia akan berbicara dengan Presiden Taiwan, Lai Ching-te, dalam sebuah langkah yang dapat menegangkan hubungan antara Amerika Serikat dan Cina. Hal ini merupakan pertama kalinya seorang presiden Amerika berbicara langsung dengan presiden Taiwan sejak Amerika Serikat mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taipei ke Beijing pada tahun 1979.
Trump mengatakan bahwa ia akan bekerja sama dengan Taiwan untuk menyelesaikan masalah yang ada. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan bahwa Presiden Lai Ching-te akan senang berbicara dengan Trump.
Dalam konteks lain, Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA) telah mengusulkan target elektrifikasi global sebesar 35% pada tahun 2035. Target ini diharapkan dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.
Sementara itu, di Jepang, indeks Nikkei 225 telah melompat lebih dari 3% setelah lima hari penurunan berturut-turut. Hal ini disebabkan oleh penurunan kekhawatiran akan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Dalam beberapa hari terakhir, berbagai peristiwa telah terjadi di berbagai belahan dunia. Mulai dari pernyataan Trump tentang rencana pembicaraannya dengan presiden Taiwan hingga laporan IRENA tentang target elektrifikasi global.
Menariknya, peristiwa-peristiwa ini memiliki dampak yang signifikan terhadap hubungan internasional dan kebijakan energi. Oleh karena itu, penting untuk memantau perkembangan terbaru dan memahami implikasi dari peristiwa-peristiwa ini.











