Korupsi

Kasus Korupsi MBG: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dan 47 Orang Lain Dalam Sorotan

×

Kasus Korupsi MBG: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dan 47 Orang Lain Dalam Sorotan

Share this article
Kasus Korupsi MBG: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dan 47 Orang Lain Dalam Sorotan
Kasus Korupsi MBG: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dan 47 Orang Lain Dalam Sorotan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Juli 2026 | Kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berkembang dengan penemuan baru dan penanganan yang serius oleh pihak berwenang. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyatakan bahwa pengusutan kasus MBG menjadi prioritas utama, dengan daftar nama terduga yang terus bertambah hingga 47 orang.

Febrie Adriansyah juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kaitan dengan perkara yang sedang diusut penyidik, termasuk bisnis kafe di Cipete, Jakarta Selatan yang digeledah polisi. Ia mengakui rumah di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul City, Kabupaten Bogor, yang digeledah polisi merupakan miliknya.

Sebelumnya, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, memuji Polri dan Kejagung atas keberhasilan membongkar kasus korupsi besar, serta mendorong keduanya untuk saling berlomba dalam pemberantasan korupsi. Mahfud menekankan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara serius dan efektif.

Sementara itu, Raffi Ahmad membantah kabar bahwa Mbak Lala, pengasuh putranya, diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menyebut informasi tersebut sebagai hoaks dan memilih tidak menempuh jalur hukum.

Dalam kasus korupsi MBG, sudah ada tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya. Penyidik masih terus mengembangkan daftar nama terduga pelaku permintaan jatah titik Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang kini bertambah menjadi 47 nama.

Kasus korupsi MBG ini menunjukkan betapa seriusnya pemberantasan korupsi harus dilakukan di Indonesia. Dengan penanganan yang serius dan efektif, diharapkan kasus korupsi seperti ini dapat dicegah dan tidak terulang lagi di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *