Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 April 2026 | Setiap hari, umat Muslim di Indonesia menantikan panggilan azan Magrib sebagai penanda akhir puasa dan waktu shalat lima waktu yang wajib dilaksanakan. Pada Rabu, 22 April 2026, tiga kota besar di negeri ini—Surabaya, Jakarta, dan Denpasar—menyajikan jadwal Magrib yang sedikit berbeda karena perbedaan zona waktu dan posisi geografis.
Di Surabaya, ibukota Provinsi Jawa Timur, Magrib dijadwalkan pada pukul 17.28 WIB. Waktu ini diambil dari data resmi yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama. Jadwal lengkap hari itu mencakup Imsak 04.04 WIB, Subuh 04.14 WIB, Zuhur 11.31 WIB, Asar 14.51 WIB, Magrib 17.28 WIB, dan Isya 18.38 WIB. Masyarakat Surabaya diharapkan menyiapkan diri beberapa menit sebelum azan, mengingat Magrib menandai waktu berbuka puasa bagi yang berpuasa.
Di ibu kota negara, Jakarta, waktu Magrib sedikit lebih lambat, yaitu pukul 17.52 WIB. Jadwal Jakarta mencakup Imsak 04.27 WIB, Subuh 04.37 WIB, Zuhur 11.55 WIB, Asar 15.14 WIB, Magrib 17.52 WIB, dan Isya 19.02 WIB. Perbedaan empat menit dibandingkan Surabaya dipengaruhi oleh letak longitudinal yang lebih barat.
Sementara itu, di Denpasar, Bali, Magrib dijadwalkan pada pukul 18.17 WITA. Zona waktu WITA berada satu jam lebih maju dibandingkan WIB, sehingga meskipun jamnya tampak lebih lambat, secara universal waktunya hampir bersamaan dengan wilayah Jawa. Jadwal Denpasar juga mencakup Subuh 05.05 WITA, Zuhur 12.21 WITA, Asar 15.41 WITA, dan Isya 19.27 WITA.
Berikut rangkuman jadwal Magrib ketiga kota dalam bentuk tabel untuk memudahkan pembaca:
| Kota | Zona Waktu | Waktu Magrib |
|---|---|---|
| Surabaya | WIB (UTC+7) | 17.28 WIB |
| Jakarta | WIB (UTC+7) | 17.52 WIB |
| Denpasar | WITA (UTC+8) | 18.17 WITA |
Selain sekadar mengetahui jam, penting bagi setiap Muslim untuk memahami makna spiritual di balik shalat Magrib. Azan Magrib menandai terbenamnya matahari, simbol berakhirnya aktivitas harian dan masuknya waktu refleksi. Dalam tradisi Islam, shalat Magrib juga menjadi momen berdoa memohon ampunan dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan sepanjang hari.
Berikut beberapa tips praktis agar shalat Magrib dapat dilaksanakan tepat waktu:
- Pasang alarm atau notifikasi azan pada perangkat seluler dengan zona waktu yang sesuai.
- Sesuaikan jadwal kegiatan harian, terutama bagi yang bekerja atau belajar, sehingga tidak terhalang oleh waktu shalat.
- Gunakan aplikasi jadwal shalat yang terintegrasi dengan data resmi Kementerian Agama untuk menghindari kesalahan.
- Jika berada di daerah pinggiran, periksa perbedaan beberapa menit pada jadwal lokal dan sesuaikan dengan kebiasaan setempat.
Dengan memanfaatkan informasi jadwal Magrib yang akurat, umat Muslim di seluruh Indonesia dapat melaksanakan ibadah dengan khusyu’ dan tepat waktu. Semoga setiap Magrib hari ini menjadi momen penuh berkah, menguatkan keimanan, dan mempererat persaudaraan antar sesama.











