Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juni 2026 | Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan dua momen penting dalam kalender Islam, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah haji. Puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Kedua puasa ini memiliki keutamaan yang luar biasa dan sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk mengamalkannya.
Puasa Arafah merupakan puasa yang paling utama dan paling banyak dipanjatkan oleh Rasulullah SAW. Pada hari Arafah, jemaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah, yang merupakan puncak dari rangkaian ibadah haji. Sementara itu, puasa Tarwiyah merupakan persiapan bagi jemaah haji sebelum melakukan wukuf di Padang Arafah.
Keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah ditegaskan dalam beberapa hadits. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari di mana amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” (HR. Al-Bukhari). Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga bersabda, “Rasulullah SAW biasa melaksanakan puasa pada sembilan hari awal Dzulhijjah, hari Asyura, dan tiga hari setiap bulannya.” (HR. Abu Daud).
Para ulama sepakat bahwa puasa pada tanggal 1 hingga 9 bulan Dzulhijjah hukumnya sunnah, bukan wajib. Tidak ada perselisihan di antara mereka dalam hal ini. Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al-Jibrin rahimahullah menjelaskan bahwa puasa pada hari-hari tersebut, atau setidaknya pada sebagiannya, terutama hari Arafah, merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
Dalam mengamalkan puasa Tarwiyah dan Arafah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir, takbir, serta doa-doa kebaikan. Mereka juga dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, puasa Tarwiyah dan Arafah dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa, serta memperoleh ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak bacaan doa-doa mustajab di bulan Dzulhijjah. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi). Doa-doa mustajab di bulan Dzulhijjah antara lain doa utama hari Arafah, yang merupakan dzikir tauhid yang paling utama dan paling banyak dipanjatkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam menjalankan ibadah haji, jemaah haji juga harus memperhatikan aturan-aturan yang telah ditetapkan. Salah satu aturan yang penting adalah larangan memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin. Jemaah haji diminta tidak perlu khawatir atau nekat menyelundupkannya, karena setiap jemaah dipastikan akan mendapatkan satu galon air zamzam isi 5 liter secara gratis setibanya di debarkasi masing-masing.
Dengan demikian, puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan momen yang sangat penting bagi umat Islam, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah haji. Dengan memahami keutamaan dan cara mengamalkannya, umat Islam dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari ibadah ini.











