Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Mei 2026 | Umat Muslim di Indonesia kini dapat menandai kalender mereka untuk menyambut Idul Adha 2026. Menurut Kalender Hijriah resmi yang dirilis oleh Kementerian Agama, Hari Raya Kurban tahun ini diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, bersamaan dengan 10 Dzulhijjah 1447 H. Meskipun tanggal tersebut sudah tercantum, pemerintah tetap akan mengadakan Sidang Isbat untuk memastikan awal bulan Dzulhijjah secara resmi, sebagaimana tradisi penentuan bulan dalam Islam.
Idul Adha tidak hanya menjadi momentum berkurban, tetapi juga diiringi dengan salat Idul Adha yang memiliki kedudukan khusus dalam agama. Hukum pelaksanaan salat Idul Adha adalah sunnah muakkadah, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan dan hampir wajib, mengingat Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya sejak disyariatkan pada tahun kedua hijrah hingga akhir hayat beliau. Salat ini dilaksanakan dua rakaat setelah shalat Dzuhur, dengan niat yang diucapkan dalam hati.
Berikut adalah contoh bacaan niat salat Idul Adha yang dapat diucapkan secara internal:
- “Ushallî sunnatan li ‘îdil adlhâ rak’ataini imâman lillâhi ta’âlâ” (Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala).
- “Ushallî sunnatan li ‘îdil adlhâ rak’ataini ma’mûman lillâhi ta’âlâ” (Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala).
Setelah niat, shalat dimulai dengan takbiratul ihram, dilanjutkan dengan membaca Surah Al-Fatihah dan satu surah pendek, kemudian ruku’, i’tidal, sujud, duduk antara dua sujud, sujud kedua, dan diakhiri dengan salam ke kanan dan kiri.
Selain salat, Idul Adha identik dengan pelaksanaan kurban. Dalam era digital, muncul pertanyaan mengenai keabsahan kurban yang dilakukan secara online. Para ulama kontemporer memberikan penjelasan bahwa kurban online dapat sah asalkan memenuhi syarat-syarat tertentu: (1) hewan yang akan dikurban harus benar‑benar disembelih sesuai kaidah syariah, (2) penyembelihan dilakukan oleh penyembelih yang kompeten, (3) daging hasil kurban disalurkan kepada mustahik (penerima) yang berhak, dan (4) tidak ada unsur penipuan atau penundaan yang mengubah hakikat ibadah. Dengan platform digital yang terverifikasi, para penyembelih dapat melaporkan proses penyembelihan secara real‑time, sehingga jamaah dapat memastikan keabsahan kurban mereka.
Berikut rangkaian langkah praktis untuk melaksanakan kurban online secara sah:
- Pilih lembaga kurban yang terdaftar resmi di Kementerian Agama atau lembaga yang memiliki sertifikasi penyembelihan syariah.
- Pastikan hewan yang akan dikurbankan memenuhi ketentuan ukuran, umur, dan kesehatan sesuai syariat.
- Lakukan pembayaran melalui kanal resmi yang menyediakan bukti transaksi digital.
- Dapatkan dokumentasi video atau foto proses penyembelihan yang menunjukkan hewan disembelih secara langsung oleh penyembelih yang kompeten.
- Verifikasi bahwa daging hasil kurban didistribusikan kepada fakir miskin, dhuafa, atau yang berhak sesuai prinsip distribusi dalam Islam.
Dengan mengikuti prosedur tersebut, kurban online tidak hanya memudahkan umat yang berada jauh dari tempat penyembelihan, tetapi juga tetap menjaga keabsahan ibadah.
Idul Adha 2026 juga memberikan kesempatan libur panjang bagi masyarakat Indonesia. Berdasarkan SKB 3 Menteri tentang libur nasional dan cuti bersama, tanggal 27 Mei 2026 (Rabu) merupakan hari libur resmi. Jika pekerja mengambil cuti pada hari Jumat, 29 Mei 2026, mereka dapat menikmati libur hingga hari Minggu, 31 Mei 2026, menghasilkan total lima hari libur berturut‑turut. Hal ini memberi ruang bagi umat untuk melaksanakan ibadah, mudik, atau berlibur bersama keluarga.
Secara keseluruhan, Idul Adha 2026 tidak hanya menjadi ajang spiritual, melainkan juga momentum sosial‑ekonomi yang penting. Persiapan yang matang—mulai dari penentuan tanggal, pelaksanaan salat, hingga pelaksanaan kurban baik secara konvensional maupun daring—akan memastikan ibadah berjalan lancar dan sesuai dengan syariat. Bagi umat Muslim, memahami tata cara dan legalitas setiap unsur Idul Adha merupakan langkah penting dalam merayakan hari raya dengan penuh keikhlasan dan kepatuhan terhadap ajaran Islam.











