Pendidikan

SPMB Kalbar: Pendaftaran Membludak, Ombudsman Belum Terima Aduan

×

SPMB Kalbar: Pendaftaran Membludak, Ombudsman Belum Terima Aduan

Share this article
SPMB Kalbar: Pendaftaran Membludak, Ombudsman Belum Terima Aduan
SPMB Kalbar: Pendaftaran Membludak, Ombudsman Belum Terima Aduan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 Juni 2026 | Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kalimantan Barat terus berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Jumlah pendaftar di SMKN 1 Tanjung Selor membeludak hingga menembus sekitar 1.000 orang pada H-1 penutupan SPMB, padahal kuota yang tersedia hanya untuk 324 siswa.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMKN 1 Tanjung Selor, Ahmad Winarno, mengatakan tingginya animo masyarakat menunjukkan sekolah ini masih menjadi pilihan utama bagi lulusan SMP di Kabupaten Bulungan dan sekitarnya. Proses pendaftaran tingkat SMA/SMK/MA sendiri telah dimulai sejak 17 Juni 2026 dan akan resmi berakhir pada 25 Juni 2026.

Sementara itu, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat mengungkapkan belum menerima satu pun laporan maupun pengaduan dari masyarakat terkait proses penerimaan peserta didik baru. Posko Aduan SPMB dan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) yang telah dibuka hingga saat ini masih belum menerima laporan dari masyarakat.

Di sisi lain, SPMB SMK di pelosok tetap digelar online, seperti halnya di SMKN 2 Sungai Pinang Banjar. Petugas sekolah mengarahkan dan membimbing siswa yang kesulitan menginput data untuk daftar di SPMB online. SMKN 2 Sungai Pinang membuka 32 kuota untuk dua jurusan, yakni Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL).

Pelaksanaan SPMB di Kalimantan Barat sejauh ini berjalan relatif kondusif. Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat menjamin bahwa proses penerimaan murid baru berjalan sesuai dengan prinsip objektivitas, akuntabilitas, transparansi, keadilan, serta bebas dari praktik diskriminasi.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Barat, Tariyah, mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau proses SPMB untuk memastikan bahwa semua berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, diharapkan proses penerimaan murid baru dapat berjalan lancar dan sesuai dengan keinginan masyarakat.

Untuk itu, para orang tua dan calon siswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Dengan memahami proses SPMB dan mempersiapkan diri dengan baik, diharapkan mereka dapat meraih kesempatan untuk bersekolah di sekolah yang diinginkan.

Dalam beberapa hari ke depan, proses SPMB akan memasuki tahapan penting, seperti masa sanggah, pengumuman hasil seleksi, dan daftar ulang. Oleh karena itu, para orang tua dan calon siswa diharapkan dapat memantau informasi terkini dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi proses tersebut.

Dengan demikian, diharapkan proses SPMB di Kalimantan Barat dapat berjalan lancar dan sesuai dengan keinginan masyarakat. Para orang tua dan calon siswa dapat meraih kesempatan untuk bersekolah di sekolah yang diinginkan, dan proses penerimaan murid baru dapat berjalan sesuai dengan prinsip objektivitas, akuntabilitas, transparansi, keadilan, serta bebas dari praktik diskriminasi.

Kesimpulan, pelaksanaan SPMB di Kalimantan Barat terus berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Jumlah pendaftar di SMKN 1 Tanjung Selor membeludak hingga menembus sekitar 1.000 orang, sementara Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat belum menerima satu pun laporan maupun pengaduan dari masyarakat. Dengan demikian, diharapkan proses penerimaan murid baru dapat berjalan lancar dan sesuai dengan keinginan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *