Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Mei 2026 | Dalam hitungan jam, BYD berhasil mengamuk di pasar otomotif Indonesia dengan mencatat penjualan 30.000 unit model BYD Great Tang dalam 24 jam pertama peluncurannya. Angka ini menandai lonjakan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk kendaraan listrik berbasis SUV premium di Tanah Air.
BYD Great Tang, yang diposisikan sebagai SUV listrik berkelas menengah‑atas, menawarkan kombinasi daya jelajah hingga 600 km, motor dual‑motor beroutput total 350 hp, serta interior berteknologi tinggi dengan layar infotainment 15,6 inci dan sistem asistensi pengemudi level 2. Harga resmi di pasar Indonesia ditetapkan pada kisaran Rp 650 jutaan, menjadikannya kompetitif dibandingkan produk sejenis dari Tesla, Mercedes‑EQ, dan Hyundai Ioniq.
Menurut pernyataan resmi yang disampaikan oleh Li Yunfei, General Manager Branding and Public Relations BYD, permintaan yang melambung ini dipicu oleh strategi pemasaran yang menekankan pada ekosistem layanan purna jual yang kuat, jaringan pengisian cepat yang kini tersebar di lebih dari 300 lokasi, serta program pembiayaan khusus yang melibatkan beberapa bank BUMN. Ketua BYD, Wang Chuanfu, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan keberhasilan BYD dalam menyesuaikan produk globalnya dengan selera konsumen Indonesia yang mengutamakan nilai, keamanan, dan teknologi.
Keberhasilan BYD Great Tang tidak lepas dari langkah ambisius perusahaan pada ajang Beijing Auto Show 2026, di mana sub‑brand premium Yangwang memperkenalkan hypercar listrik U9 Xtreme dengan harga lebih dari 20 juta yuan (sekitar Rp 50,6 miliar). Meskipun U9 Xtreme ditujukan untuk segmen ultra‑premium dengan produksi terbatas 30 unit di seluruh dunia, keberadaannya memperkuat citra BYD sebagai produsen yang mampu bersaing di semua level, dari mobil massal hingga hypercar eksklusif.
U9 Xtreme menampilkan tenaga lebih dari 3.000 hp, sistem kelistrikan 1.200 volt, serta catatan lap waktu 6 menit 59,157 detik di Nürburgring Nordschleife. Teknologi suspensi aktif DiSus‑X dan rem karbon‑keramik yang dipakai pada U9 Xtreme juga diadaptasi dalam varian tertinggi BYD Great Tang, memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan responsif pada kondisi jalan yang beragam di Indonesia.
Analisis pasar menunjukkan bahwa penjualan cepat BYD Great Tang didorong oleh dua faktor utama: pertama, kebijakan pemerintah yang memberi insentif pajak bagi kendaraan listrik, dan kedua, meningkatnya kesadaran konsumen akan dampak lingkungan. Dealer resmi BYD melaporkan bahwa hampir seluruh stok awal terjual dalam waktu kurang dari satu hari, memaksa mereka menambah kapasitas produksi di pabrik Shandong, China, serta mempercepat proses impor ke pelabuhan Tanjung Priok.
Melihat tren ini, para pakar industri memperkirakan bahwa BYD akan meluncurkan varian tambahan dengan baterai berkapasitas lebih besar serta sistem pengisian ultra‑cepat (0‑80% dalam 15 menit) pada kuartal berikutnya. Hal ini diharapkan dapat menambah daya tarik BYD Great Tang bagi konsumen yang mengutamakan mobilitas tinggi dalam aktivitas sehari‑hari maupun perjalanan jarak jauh.
Kesimpulannya, pencapaian 30.000 unit terjual dalam 24 jam tidak hanya menegaskan keberhasilan BYD Great Tang di pasar domestik, tetapi juga menandai babak baru bagi BYD dalam memperluas pangsa pasar kendaraan listrik global, menggabungkan keunggulan teknologi premium dengan strategi penjualan yang agresif.











