Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Mei 2026 | Babak perempat final turnamen bulu tangkis paling bergengsi tahun ini, Thomas Cup 2026, berlangsung dengan intensitas tinggi. Pertandingan dibuka dengan laga antara tim perwakilan China dan Malaysia yang menegangkan, menandai salah satu duel klasik dalam sejarah bulu tangkis Asia. Sementara itu, pada arena yang sama, Uber Cup 2026 menampilkan dua pertemuan penting: China mengamankan kemenangan bersih atas Malaysia, dan Jepang menundukkan Thailand dalam pertempuran yang lebih panjang.
Jadwal resmi perempat final Thomas Cup 2026 diumumkan oleh penyelenggara pada awal minggu ini, menampilkan enam laga utama yang melibatkan delapan negara kuat. Sesi pertama menampilkan China vs Malaysia, India vs Chinese Taipei, serta Korea Selatan vs Denmark. Semua pertandingan dijadwalkan pada hari Kamis, 30 April 2026, pukul 15.00 WIB, dan dilanjutkan dengan sesi kedua pada hari berikutnya.
Dalam Perempat Final Thomas Cup 2026, tim China menurunkan line‑up terbaiknya dengan pemain tunggal Shi Yu Qi yang kembali pulih setelah mengalami cedera pada turnamen sebelumnya. Shi dipadukan dengan pasangan ganda putra nomor satu dunia, Liu Sheng Shu/Tan Ning, yang diharapkan dapat mengendalikan ritme permainan sejak awal. Di sisi Malaysia, pemain unggulan seperti Karupathevan Letshanaa dan pasangan ganda putri Ong Xin Yee/Carmen Ting berusaha menahan serangan China yang agresif.
Pertandingan dimulai dengan dominasi China. Liu Sheng Shu/Tan Ning mengawali dengan meraih dua gim langsung (21‑17, 21‑18), menempatkan China di atas papan skor. Pada ganda putri, pasangan Liu/Tan menghadapi tantangan lebih besar, dipaksa melewati rubber game sebelum akhirnya mengunci kemenangan (21‑14, 16‑21, 21‑13). Sementara itu, Chen Yu Fei, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, menutup pertandingan tunggal putri dengan kemenangan telak 3‑0 (21‑10, 21‑10), memastikan China melaju ke semifinal tanpa kesulitan.
Di sisi lain, Malaysia tetap menunjukkan semangat juang. Karupathevan Letshanaa berhasil menguasai gim pertama melawan Shi Yu Qi, namun tidak mampu menahan tekanan selanjutnya. Meskipun Malaysia mencatat beberapa poin penting, selisih skor tetap menguntungkan China, yang akhirnya mengamankan tiket semifinal pada hari yang sama.
Sementara Thomas Cup menjadi sorotan utama, Uber Cup 2026 tidak kalah menarik. Pada sesi pertama perempat final, China menghadapi Malaysia dan berhasil mencatat kemenangan mutlak 3‑0. Wang Zhi Yi membuka skor dengan dua gim langsung (21‑17, 21‑18). Ganda putri Liu Sheng Shu/Tan Ning harus bertarung keras melawan Ong Xin Yee/Carmen Ting, namun berhasil menutup pertandingan setelah rubber game (21‑14, 16‑21, 21‑13). Chen Yu Fei menutup laga dengan kemenangan bersih melawan Wong Ling Ching (21‑10, 21‑10).
Jepang, yang berhadapan dengan Thailand, membutuhkan waktu lebih lama untuk menyingkirkan lawannya. Akane Yamaguchi membuka skor dengan dua gim langsung (22‑20, 21‑15). Pasangan ganda putri Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto menambah keunggulan Jepang dengan hasil 2‑0, meskipun gim pertama berakhir ketat (22‑20, 21‑8). Thailand berhasil memperkecil selisih pada rubah ketiga melalui kemenangan Pornpawee Chochuwong atas Tomoka Miyazaki (15‑21, 21‑16, 21‑19). Namun, pasangan Kie Nakanishi/Arisa Igarashi menutup pertandingan dengan skor 19‑21, 21‑5, 21‑14, memastikan Jepang melaju ke semifinal.
Tak kalah penting, tim putri Indonesia menampilkan penampilan impresif melawan Denmark dalam perempat final Uber Cup. Dengan strategi yang terukur, Indonesia berhasil mengungguli Denmark 1‑0, menambah catatan kemenangan timnas putri ke tahap selanjutnya.
Keseluruhan hasil perempat final menunjukkan dominasi Asia dalam kedua turnamen. China memperlihatkan kedalaman skuad yang luar biasa, mampu menguasai semua bidang – tunggal, ganda, dan tim. Jepang, dengan kombinasi pengalaman dan generasi muda, berhasil menembus semifinal di Uber Cup, menandakan potensi besar untuk menantang China di babak berikutnya. Sementara Malaysia dan Thailand harus menerima kekalahan, mereka tetap menunjukkan kualitas permainan yang patut diacungi jempol.
Dengan semifinal yang semakin dekat, para pecinta bulu tangkis kini menantikan konfrontasi antara raksasa-raksasa Asia. Pertarungan antara China dan Jepang diprediksi akan menjadi laga paling menegangkan, mengingat kedua tim telah menampilkan performa konsisten sejak babak grup. Sementara itu, Indonesia berharap dapat melanjutkan momentum positifnya di Uber Cup dan kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung dunia.
Para penonton di seluruh dunia dapat menyaksikan aksi-aksi tersebut secara langsung melalui siaran televisi nasional maupun platform digital, dengan jadwal semifinal yang dijadwalkan pada akhir pekan depan. Antisipasi tinggi terus meningkat menjelang laga penentuan juara, menjanjikan spektakuler bagi semua pihak yang terlibat.











