Ekonomi

Rupiah Melemah, Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun ke Pasar Obligasi

×

Rupiah Melemah, Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun ke Pasar Obligasi

Share this article
Rupiah Melemah, Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun ke Pasar Obligasi
Rupiah Melemah, Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun ke Pasar Obligasi

<p Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah. Pemerintah berupaya menjaga stabilitas rupiah dengan menggelontorkan dana sekitar Rp2 triliun setiap hari ke pasar obligasi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga sentimen positif di pasar keuangan dan mencegah pelemahan rupiah yang lebih lanjut.

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 Mei 2026 |

Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dana tersebut berasal dari pengelolaan kas pemerintah atau cash management. Pemerintah memiliki dana sekitar Rp420 triliun yang bisa digunakan untuk mendukung stabilisasi di pasar obligasi.

Pelemahan rupiah dipicu oleh beberapa faktor, termasuk dampak konflik Timur Tengah yang merembet ke harga minyak mentah dan inflasi AS. Kenaikan ekspektasi inflasi AS ini meningkatkan tingkat imbal hasil atau yield obligasi AS, yang pada gilirannya mendorong penguatan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya, termasuk rupiah.

Rupiah telah terdepresiasi sekitar 5,8% sejak awal tahun dan menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di Asia tahun ini. Pemerintah berharap bahwa dengan menjaga stabilitas pasar obligasi, investor asing tidak akan buru-buru keluar dari Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis bahwa rata-rata nilai tukar rupiah tahun ini masih dapat kembali menguat ke kisaran Rp16.500 per dolar AS. Namun, pelemahan rupiah saat ini masih menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan Bank Indonesia.

Kondisi ini juga berdampak pada harga BBM di Indonesia. Meskipun rupiah melemah dan harga minyak dunia tetap tinggi, harga BBM di dalam negeri masih tetap stabil. Pertamina serta SPBU swasta tetap mempertahankan harga jual bahan bakar minyak yang berlaku sejak April 2026 lalu.

Untuk mengatasi pelemahan rupiah, pemerintah dan Bank Indonesia perlu terus melakukan upaya untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan meningkatkan kepercayaan investor. Dengan demikian, diharapkan rupiah dapat kembali menguat dan perekonomian Indonesia dapat terus tumbuh dengan stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *