Ekonomi

Kospi Melambung 3% Setelah Semikonduktor Mengalami Peningkatan

×

Kospi Melambung 3% Setelah Semikonduktor Mengalami Peningkatan

Share this article
Kospi Melambung 3% Setelah Semikonduktor Mengalami Peningkatan
Kospi Melambung 3% Setelah Semikonduktor Mengalami Peningkatan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Juli 2026 | Pasar saham Asia mengalami kenaikan pada hari Kamis setelah semikonduktor mengalami peningkatan. Kospi, indeks saham utama Korea Selatan, naik 3% setelah sebelumnya mengalami penurunan. Sementara itu, Nikkei 225 Jepang naik 1,17% dan Topix naik 0,20%. Australia mengalami penurunan 0,83% pada awal perdagangan. Semikonduktor tetap menjadi sorotan setelah SK Hynix Inc. mengumumkan bahwa penawaran sahamnya di AS telah oversubscribed lebih dari tujuh kali. Sementara itu, Bain Capital keluar dari investasinya di Kioxia Holdings Corp. dengan menjual seluruh sahamnya.

Harga minyak mentah Brent naik 5% menjadi $78,80 per barel setelah serangan baru meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat mengganggu pengiriman melalui Selat Hormuz. Di pasar obligasi, yield two-year US Treasury naik lima poin dasar menjadi 4,23%, hanya satu poin dasar di bawah puncak bulan lalu. Yield 10-year Treasury naik empat poin dasar menjadi 4,59%, level tertinggi sejak akhir Mei.

Gejolak geopolitik dan kenaikan harga minyak telah membangkitkan kembali kekhawatiran inflasi, yang telah membuat pasar uang menggeser harapan untuk kenaikan suku bunga Fed berikutnya ke Oktober dari Desember. Langkah ini telah menambah tekanan pada sentimen investor yang sudah terbebani dengan valuasi saham yang tinggi akibat rally kecerdasan buatan.

Menurut catatan rapat kebijakan Fed terbaru, beberapa pejabat melihat kasus untuk menaikkan suku bunga, namun mereka akhirnya mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga tetap. Catatan tersebut juga menyoroti kekhawatiran inflasi yang meningkat, meskipun kekhawatiran tentang pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda memudar. Wall Street ditutup bervariasi pada hari Rabu, dengan S&P 500 turun setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa perjanjian sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran sudah berakhir.

Kospi yang turun sedikit menjadi perhatian bagi saham AS, menurut Matt Maley dari Miller Tabak. Ia mengatakan bahwa penurunan Kospi dapat mempengaruhi sentimen investor di pasar saham AS. Sementara itu, harga minyak terus naik setelah konflik dengan Iran memanas kembali.

Kesimpulan, kenaikan Kospi dan semikonduktor menjadi sorotan di pasar saham Asia, sementara kekhawatiran inflasi dan gejolak geopolitik terus mempengaruhi sentimen investor. Perhatian terhadap perkembangan pasar saham dan ekonomi global tetap diperlukan untuk memahami dinamika yang terus berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *