Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada sesi pertama perdagangan Rabu, 8 Juli 2026. IHSG ditutup merosot 1,11% ke level 5.920,15. Pelemahan ini disebabkan oleh mayoritas sektor saham yang tertekan dan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Sebanyak 447 saham melemah, 197 saham menguat, dan 142 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham mencapai 1.137.021 kali dengan volume perdagangan saham 12,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham mencapai Rp 5,2 triliun.
Dari 11 sektor saham, hanya dua sektor saham yang menghijau, yaitu sektor saham industri yang naik 0,18% dan sektor saham kesehatan yang menguat 0,50%. Sementara itu, sektor saham basic melemah 2,15%, sektor saham energi terpangkas 1,26%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 1,15%, dan sektor saham consumer siklikal susut 1,72%.
Pelemahan IHSG juga dipengaruhi oleh sentimen negatif dari watchlist S&P DJI. S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) memasukkan Indonesia ke dalam daftar pantau 2027 dengan potensi reklasifikasi dari Emerging Market menjadi Special Measures/Frontier. Hal ini menyebabkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar tentang potensi arus dana asing keluar jika status Indonesia diturunkan.
Di tengah pelemahan IHSG, empat emiten baru yang baru melantai justru mengalami kenaikan. Saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) naik 25,00% ke Rp1.950, PT Niramas Utama Tbk (JELI) naik 24,89% ke Rp1.405, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) naik 24,43% ke Rp550, dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) naik 20,21% ke Rp56.
Kesimpulan, pelemahan IHSG pada sesi pertama perdagangan Rabu, 8 Juli 2026, disebabkan oleh mayoritas sektor saham yang tertekan dan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS. Sentimen negatif dari watchlist S&P DJI juga mempengaruhi pelemahan IHSG. Namun, empat emiten baru yang baru melantai mengalami kenaikan, menunjukkan bahwa masih ada peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan di tengah pelemahan IHSG.











