Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Juli 2026 | Pemerintah Pakistan baru-baru ini meluncurkan Panda Bond, sebuah instrumen keuangan yang membantu meningkatkan perekonomian negara. Menurut Menteri Keuangan Muhammad Aurangzeb, Panda Bond merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan akses ke pasar keuangan internasional dan memperkuat cadangan devisa negara.
Panda Bond adalah obligasi yang diterbitkan dalam mata uang yuan oleh pemerintah atau perusahaan asing di pasar keuangan China. Pakistan berhasil menerbitkan Panda Bond senilai $250 juta pada bulan Mei 2026, yang menarik permintaan lebih dari lima kali lipat dari target.
Keberhasilan penerbitan Panda Bond ini membuka peluang bagi Pakistan untuk memperluas akses ke pasar keuangan internasional dan meningkatkan cadangan devisa negara. Menteri Keuangan Aurangzeb juga mengumumkan bahwa pemerintah Pakistan sedang mempersiapkan untuk menerbitkan lebih banyak Eurobonds dan sukuk di pasar internasional.
Selain itu, pemerintah Pakistan juga membentuk Tim Tugas Keuangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) untuk meningkatkan akses keuangan bagi UMKM. Tim tugas ini dipimpin oleh Bank Sentral Pakistan dan melibatkan perwakilan dari Asosiasi Bank Pakistan, Otoritas Pengembangan UMKM, dan Kementerian Keuangan.
Langkah-langkah ini diambil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan akses keuangan bagi UMKM. Dengan demikian, diharapkan perekonomian Pakistan dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ekonom Hosianna Evalita Situmorang dari Bank Danamon Indonesia juga menilai bahwa kebijakan Bank Indonesia berpotensi memperkuat cadangan devisa Indonesia. Ia menyatakan bahwa kebijakan diskon 10 persen untuk lindung nilai swap BI bagi investor asing dapat menurunkan biaya lindung nilai dan meningkatkan imbal hasil aset berdenominasi rupiah.
Dengan demikian, penerbitan Panda Bond dan kebijakan lainnya yang diambil oleh pemerintah Pakistan dan Indonesia dapat membantu meningkatkan perekonomian dan memperkuat cadangan devisa kedua negara.











