Ekonomi

Indonesia Bidik Investasi Uni Emirat Arab untuk Ketahanan Pangan dan Infrastruktur

×

Indonesia Bidik Investasi Uni Emirat Arab untuk Ketahanan Pangan dan Infrastruktur

Share this article
Indonesia Bidik Investasi Uni Emirat Arab untuk Ketahanan Pangan dan Infrastruktur
Indonesia Bidik Investasi Uni Emirat Arab untuk Ketahanan Pangan dan Infrastruktur

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia membidik peningkatan investasi dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk mendukung ketahanan pangan, penguatan rantai pasok nasional, dan pengembangan infrastruktur. Langkah ini dilakukan di tengah upaya pemerintah mendorong investasi yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, UEA merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah dengan hubungan ekonomi yang terus berkembang. Implementasi Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-UAE CEPA) diharapkan dapat memperkuat arus perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Pemerintah juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan kegiatan usaha perusahaan-perusahaan asal UEA yang telah beroperasi di Indonesia, termasuk Louis Dreyfus Company yang telah berinvestasi selama 25 tahun. Dalam pertemuan bilateral, UEA menyampaikan sejumlah komitmen investasi baru, salah satunya berasal dari Abu Dhabi Export (ADEX) yang akan berfokus pada sektor ketahanan pangan.

Komitmen tersebut dinilai mencerminkan kepercayaan investor UEA terhadap prospek sektor pangan dan agribisnis Indonesia, sekaligus memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara. Selain sektor pangan, kerja sama investasi juga diarahkan ke sektor infrastruktur, dengan Abu Dhabi Ports (ADP) menyatakan kesiapan mendukung pengembangan bandar udara di Bali melalui pelaksanaan studi kelayakan.

Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri mengatakan, Indonesia menjadi salah satu mitra utama UEA di Asia Tenggara dan memiliki potensi besar untuk memperluas kerja sama ekonomi. Ia menambahkan bahwa UEA melihat Indonesia sebagai mitra penting di Kawasan Asia Tenggara dan terbuka untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor ekonomi.

Di sisi lain, terdapat laporan bahwa UEA telah setuju untuk mencairkan miliaran dolar bagi Iran, yang merupakan perubahan taktik setelah berminggu-minggu serangan Iran terhadap negara Teluk Arab. Namun, UEA membantah laporan media yang menyebutkan bahwa mereka telah mentransfer sebagian aset Iran senilai 3 miliar dolar AS.

Kementerian Luar Negeri UEA menyatakan bahwa klaim itu sepenuhnya salah dan tidak berdasar, serta menambahkan bahwa tidak ada dana Iran yang dibekukan yang telah dicairkan, ditransfer, atau diamankan melalui Uni Emirat Arab. Kementerian juga mengatakan bahwa media harus mengandalkan sumber resmi dan menahan diri dari menerbitkan atau menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi dan tuduhan yang tidak berdasar.

Indonesia dan UEA terus memperkuat sinergi investasi, memfasilitasi kepastian usaha bagi investor strategis, serta mendorong percepatan implementasi proyek-proyek prioritas demi kemakmuran bersama. Dengan kerja sama yang erat, diharapkan kedua negara dapat meningkatkan arus perdagangan dan investasi, serta memperkuat kemitraan ekonomi jangka panjang.

Kesimpulan, kerja sama antara Indonesia dan UEA diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, penguatan rantai pasok nasional, dan pengembangan infrastruktur. Dengan komitmen investasi baru dan kerja sama yang erat, diharapkan kedua negara dapat meningkatkan arus perdagangan dan investasi, serta memperkuat kemitraan ekonomi jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *