Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Juni 2026 | Investasi saham semakin diminati oleh masyarakat sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Namun, investor disarankan untuk memahami lebih lanjut tentang dunia investasi agar dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan bijaksana.
PT BNI Sekuritas berbagi beberapa tips kepada para investor, terutama pemula, dalam menerapkan strategi investasi saham yang rasional dan cerdas. Pertama, pelajari dasar-dasar investasi saham. Sebelum memulai berinvestasi, penting untuk memiliki pemahaman dasar tentang investasi saham, termasuk analisis fundamental dan teknikal yaitu kemampuan membaca grafik harga saham, menganalisis laporan keuangan perusahaan, dan memahami risiko investasi.
Kedua, pilih saham blue chip. Saham ini merupakan saham dari perusahaan dengan reputasi baik dan memiliki kinerja yang stabil. Salah satu indeks yang terdiri dari saham blue chip adalah LQ45. Saham-saham ini cenderung lebih aman bagi pemula karena memiliki likuiditas tinggi dan terbiasa dengan volatilitas pasar. Contoh saham-saham yang masuk dalam Indeks LQ45 antara lain, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Ketiga, gunakan platform investasi yang lengkap dan mudah. Investor disarankan untuk menggunakan platform investasi yang menyediakan informasi dan edukasi tentang investasi saham, serta fitur-fitur analisis yang dapat membantu investor memaksimalkan kegiatan investasinya. Salah satu contohnya yaitu BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online Trading System) yang menghadirkan fitur unggulan yang memudahkan investor untuk melakukan analisa teknikal maupun fundamental.
Keempat, mulailah dengan investasi periodik. Sebagai upaya mengurangi risiko dan memanfaatkan konsep rata-rata biaya perolehan (dollar-cost averaging), investor disarankan untuk memulai dengan investasi periodik. Investor dapat mengalokasikan sebagian dana untuk membeli saham secara berkala dalam jangka waktu tertentu, misalnya setiap bulan.
Dalam memilih saham, investor harus bijak dan tidak tergesa-gesa. Mereka harus melihat pergerakan harga saham dalam beberapa waktu terakhir sebelum membeli. Dengan demikian, investor dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan bijaksana dalam mengelola investasi sahamnya.
Investasi saham memang memiliki risiko, namun dengan pemahaman yang baik dan strategi yang tepat, investor dapat meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk terus belajar dan mengembangkan pengetahuan mereka tentang investasi saham.











