Politik

Presiden Prabowo Subianto Berkomitmen Penuh untuk Menghentikan Kebocoran Kekayaan Negara

×

Presiden Prabowo Subianto Berkomitmen Penuh untuk Menghentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Share this article
Presiden Prabowo Subianto Berkomitmen Penuh untuk Menghentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Presiden Prabowo Subianto Berkomitmen Penuh untuk Menghentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat kedaulatan pangan dan menghentikan kebocoran kekayaan negara. Dalam 19 bulan pemerintahannya, sejumlah capaian strategis diraih, termasuk swasembada sejumlah komoditas pangan.

Presiden menilai capaian tersebut menjadi hal penting di tengah situasi dunia yang saat ini dipenuhi konflik dan ketidakpastian geopolitik. Menurutnya, Indonesia harus tetap waspada dan memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor.

Presiden Prabowo Subianto juga melakukan panen raya udang dan meninjau kegiatan sortir hasil panen di tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyatakan keyakinan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi produsen udang unggulan dunia.

Sementara itu, di negara lain, mantan presiden Kuba, Raul Castro, telah didakwa oleh Amerika Serikat dengan tuduhan pembunuhan. Raul dituduh berperan sentral dalam penembakan jatuh dua pesawat ringan milik organisasi pengasingan Hermanos al Rescate pada 24 Februari 1996.

Di lain pihak, Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa kesepakatan dengan Iran sebagian besar telah dinegosiasikan, dan tinggal menunggu finalisasi. Apakah perang AS-Iran akan segera berakhir?

Presiden Prabowo Subianto juga menerima masukan dari sejumlah mantan pejabat ekonomi dan eks gubernur Bank Indonesia (BI) terkait pengalaman menghadapi krisis ekonomi. Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadari pertemuan tersebut di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, para tokoh ekonomi membagikan pengalaman mereka saat menghadapi krisis ekonomi global pada periode 2004 hingga 2014, termasuk lonjakan inflasi dan pelemahan nilai tukar akibat krisis minyak dunia.

Kondisi ekonomi Indonesia saat ini dinilai jauh lebih baik dibanding periode krisis sebelumnya. Airlangga menyebut fundamental ekonomi nasional masih kuat dan tekanan terhadap rupiah relatif lebih terkendali.

Kesimpulan dari berbagai peristiwa tersebut adalah bahwa pemerintah Indonesia saat ini berkomitmen untuk memperkuat ketahanan nasional dan menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik. Dengan demikian, Indonesia dapat terus maju dan menjadi negara yang kuat dan mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *