Kalimantan Barat

Nasib Tragis Capt Marindra Wibowo dan 7 Penumpang Heli PK-CFX: Semua Dipastikan Tak Selamat

×

Nasib Tragis Capt Marindra Wibowo dan 7 Penumpang Heli PK-CFX: Semua Dipastikan Tak Selamat

Share this article
Nasib Tragis Capt Marindra Wibowo dan 7 Penumpang Heli PK-CFX: Semua Dipastikan Tak Selamat
Nasib Tragis Capt Marindra Wibowo dan 7 Penumpang Heli PK-CFX: Semua Dipastikan Tak Selamat

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 April 2026 | Pada tanggal 16 April 2026, sebuah helikopter tipe Airbus Helicopters H130 T2 dengan nomor registrasi PK-CFX yang dioperasikan oleh PT Matthew Air jatuh di wilayah Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Kecelakaan tersebut menewaskan seluruh delapan orang di dalamnya, yaitu Capt. Marindra Wibowo, pilot berusia 38 tahun asal Sidoarjo, serta tujuh penumpang yang terdiri dari warga lokal dan satu warga negara Malaysia.

Capt. Marindra Wibowo dikenal sebagai sosok pilot berpengalaman dengan jam terbang yang tinggi. Ia pernah mengikuti pelatihan lanjutan di Italia, yang menjadikannya salah satu pilot terampil di wilayah tersebut. Di luar tugasnya, Marindra dikenal dermawan; ia rutin memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada rekan kerja dan tetangganya, meski jarang bertemu secara langsung. Kebiasaan menyapa tetangga meski hanya sekilas menambah citra positifnya di komunitas Sidoarjo.

Helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air berfungsi sebagai sarana transportasi penumpang di daerah terpencil Kalimantan Barat, terutama untuk menghubungkan wilayah Sekadau dengan kota-kota sekitarnya. Pada hari kecelakaan, helikopter tersebut sedang melakukan penerbangan rutin dari Pontianak menuju Sekadau dengan membawa delapan penumpang, termasuk satu warga negara Malaysia yang kemudian teridentifikasi sebagai korban.

Setelah jatuh, tim SAR gabungan dari Polri, TNI, Badan SAR Nasional, dan pihak Kementerian Perhubungan segera melakukan pencarian dan evakuasi. Pada 17 April 2026, semua jenazah berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi. Empat jenazah pertama teridentifikasi pada hari yang sama, sementara empat jenazah lainnya menunggu data keluarga untuk konfirmasi. Berikut adalah daftar korban yang telah teridentifikasi:

  • Capt. Marindra Wibowo (pilot) – asal Sidoarjo
  • Penumpang A – warga Sekadau
  • Penumpang B – warga Sekadau
  • Penumpang C – warga Sekadau
  • Warga negara Malaysia – identitas masih diproses

Jenazah Capt. Marindra Wibowo dimakamkan di pemakaman keluarga di Sidoarjo pada 18 April 2026, disertai upacara doa bersama yang dihadiri keluarga, rekan kerja, serta pejabat daerah. Sisa jenazah lainnya akan dikirim ke daerah asal masing-masing setelah proses identifikasi selesai.

Penyelidikan resmi ditangani oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Karena helikopter PK-CFX tidak dilengkapi dengan kotak hitam (black box), penyelidikan harus mengandalkan data lain seperti rekaman transponder, rekaman ATC, serta bukti visual dari foto-foto lokasi kecelakaan. KNKT menargetkan rilis laporan awal penyebab kecelakaan dalam 30 hari ke depan, sementara laporan akhir diperkirakan selesai dalam satu tahun.

Pihak berwenang menegaskan bahwa faktor cuaca, kondisi teknis, serta faktor manusia akan menjadi fokus utama investigasi. Sementara itu, keluarga korban, khususnya keluarga Capt. Marindra, mengungkapkan rasa duka yang mendalam sekaligus harapan agar penyebab kecelakaan dapat diungkap secara transparan untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

Komunitas di Kalimantan Barat dan Sidoarjo pun turut berduka, mengingat kontribusi sosial Capt. Marindra selama hidupnya. Banyak yang menilai kepergiannya sebagai kehilangan besar tidak hanya bagi dunia penerbangan, tetapi juga bagi lingkungan sosial sekitarnya.

Tragedi helikopter PK-CFX menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan penerbangan, terutama pada sarana transportasi di daerah terpencil. Diharapkan, hasil investigasi KNKT dapat memberikan rekomendasi yang kuat untuk meningkatkan regulasi dan perlengkapan keselamatan pada armada helikopter serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *