Internasional

Thailand Memperkuat Tindakan Melawan Warga Asing di Kawasan Wisata

×

Thailand Memperkuat Tindakan Melawan Warga Asing di Kawasan Wisata

Share this article
Thailand Memperkuat Tindakan Melawan Warga Asing di Kawasan Wisata
Thailand Memperkuat Tindakan Melawan Warga Asing di Kawasan Wisata

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 Juni 2026 | Thailand berencana meningkatkan tindakan penegakan hukum terhadap warga asing yang dicurigai sebagai proxy di daerah wisata seperti Phuket, Phang Nga, Surat Thani, dan Krabi. Operasi ini menyusul pemeriksaan 89 lahan yang bernilai lebih dari satu miliar baht (lebih dari $3 juta) baru-baru ini.

Operasi yang dilakukan oleh polisi Thailand ini berhasil menangkap 96 orang, termasuk 29 warga lokal dan 67 warga asing. Dari jumlah warga asing yang ditangkap, 15 di antaranya adalah warga Israel, enam warga Perancis, empat warga Rusia, dua warga Polandia, dua warga Swiss, dua warga Afrika Selatan, dua warga Inggris, dua warga Belanda, dua warga Ukraina, satu warga Slowakia, satu warga Australia, satu warga Filipina, dan satu warga Turki.

Operasi ini bertujuan untuk memberantas kontrol ilegal lahan dan bisnis oleh warga asing di destinasi wisata utama Thailand. Selain itu, operasi ini juga menargetkan warga asing yang menggunakan warga Thailand sebagai nomine atau proxy untuk memegang saham dan kepemilikan lahan, serta menindak warga asing yang bekerja tanpa izin yang valid.

Sementara itu, Thailand juga menjadi tujuan bagi banyak peserta turnamen golf junior internasional, Future Masters. Turnamen ini telah berlangsung selama 77 tahun dan telah menjadi platform bagi banyak pegolf muda untuk memulai karir mereka. Tahun ini, turnamen ini menarik peserta dari 10 negara, termasuk Rusia yang untuk pertama kalinya mengirimkan wakilnya.

Di bidang industri, perusahaan mesin jahit Bernina mengumumkan bahwa mereka akan menutup fasilitas produksi terakhir mereka di Swiss dan memindahkan produksi ke Thailand. Keputusan ini diambil karena tarif AS dan kekuatan franc Swiss yang membuat ekspor menjadi lebih sulit. Bernina berharap dapat menghemat biaya dengan memindahkan produksi ke Thailand.

Akhirnya, dalam beberapa hari terakhir, Thailand juga menghadapi beberapa isu internal, termasuk vonis hukuman 14 tahun penjara bagi dua jurnalis yang dituduh melakukan pengkhianatan karena memposting foto yang diambil di area terlarang militer. Sementara itu, Perdana Menteri Anutin Charnvirakul telah menyelesaikan 100 hari pertamanya di jabatan dan telah menghadapi beberapa tantangan, termasuk krisis energi yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah.

Dalam periode ini, pemerintah Thailand telah berusaha untuk mempertahankan stabilitas politik dan mengatasi krisis energi, namun masih belum banyak kemajuan dalam mengatasi tantangan ekonomi yang mendasarinya, seperti pertumbuhan ekonomi yang lambat, utang rumah tangga yang tinggi, dan populasi yang menua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *