Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Agustus 2026 | Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan masih adanya kesenjangan indeks literasi dan inklusi keuangan antarwilayah. Kendati demikian, wilayah perdesaan dan perkotaan sama-sama menunjukkan kenaikan hasil SNLIK 2026 baik dari segi literasi maupun inklusi keuangannya.
Menurut Ketua BPS Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, Indeks Literasi Keuangan di perkotaan maupun perdesaan mengalami peningkatan dibandingkan Tahun 2025. Untuk wilayah perdesaan, SNLIK 2026 menunjukkan kenaikan indeks literasi keuangan mencapai 64,42% pada 2026 dibandingkan posisi sebelumnya 59,87% pada 2025.
Sementara itu, untuk indeks inklusi keuangan di perdesaan pada 2026 adalah sebesar 90,39%, naik dari level di tahun 2025 yakni 90,03%. Kemudian untuk wilayah perkotaan, SNLIK 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan 2026 adalah sebesar 72,54% dibandingkan posisi sebelumnya 71% pada 2025.
Begitu pun indeks inklusi keuangan di perkotaan yang juga menunjukkan pertumbuhan dari yang sebelumnya 94,48% pada 2025 menjadi 95,47% pada 2026. Di samping itu, jika melihat dari kategori pekerjaan kelompok pegawai atau profesional menempati posisi tertinggi dengan indeks literasi keuangannya adalah sebesar 85,12% dan indeks inklusi keuangannya adalah 98,89%.
Menko Djamari Ancam Mutasi Kapolda dan Pangdam yang Gagal Cegah Titik Api. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago mengingatkan pemerintah masih akan memutasi kepala aparat penegak hukum tingkat daerah jika timbul titik api.
Pemerintah Pastikan Cicilan KDMP ke Himbara Tak Molor, Ekonom Soroti Skemanya. Pemerintah memastikan pembayaran angsuran pertama pembiayaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tetap dilakukan sesuai jadwal pada September 2026.
Sutrimo Pulang Kampung Sebelum Ditemukan Meninggal, Pengacara: Pak Febri Telepon Nyuruh Ke Jakarta. Sutrimo sempat pulang ke kampung halamannya setelah rumah Febrie Adriansyah digeledah. Pengacara keluarga korban, Aan Rohaeni, mengaku tidak mengetahui secara pasti tanggal kepulangan Sutrimo ke Banyumas.
Kesimpulan: Hasil SNLIK 2026 menunjukkan kesenjangan indeks literasi dan inklusi keuangan antarwilayah masih terlihat, tetapi wilayah perdesaan dan perkotaan sama-sama menunjukkan kenaikan hasil SNLIK 2026. Pemerintah memastikan pembayaran angsuran pertama pembiayaan KDMP kepada Himbara tetap dilakukan sesuai jadwal pada September 2026. Sementara itu, kasus kematian Sutrimo masih dalam penyelidikan.









