BERITA

Badan Karantina Indonesia Siapkan Satgas 24 Jam untuk Mengawasi Lalu Lintas Hewan Kurban

×

Badan Karantina Indonesia Siapkan Satgas 24 Jam untuk Mengawasi Lalu Lintas Hewan Kurban

Share this article
Badan Karantina Indonesia Siapkan Satgas 24 Jam untuk Mengawasi Lalu Lintas Hewan Kurban
Badan Karantina Indonesia Siapkan Satgas 24 Jam untuk Mengawasi Lalu Lintas Hewan Kurban

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 Mei 2026 | Badan Karantina Indonesia (Barantin) membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk mengawasi lalu lintas hewan ternak jelang Hari Raya Iduladha 2026. Satgas ini akan siaga 24 jam setiap hari untuk memastikan pemeriksaan sesuai prosedur, mencegah penyelundupan, dan patroli jalur tidak resmi.

Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding, menjelaskan bahwa satgas dibentuk di jalur utama keluar-masuk hewan kurban, yaitu Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT). Belum ada temuan penyakit menular atau penyelundupan, namun lalu lintas ternak meningkat signifikan.

Barantin juga menerima 275 ekor sapi asal Kupang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, yang akan didistribusikan ke wilayah Jabodetabek untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban. Arus distribusi hewan kurban tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah distribusi sapi mencapai lebih dari 158 ribu ekor, sedangkan kambing menembus 103 ribu ekor.

Menurut data Barantin, lalu lintas sapi menjelang Idul Adha 2026 mencapai 198.925 ekor pada Januari-April 2026, atau meningkat 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan distribusi sapi potong tersebut didorong tingginya permintaan hewan kurban menjelang Idul Adha, terutama di wilayah Jabodetabek dan sejumlah kota besar lainnya.

Sapi asal Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan hewan kurban nasional karena dinilai memiliki kualitas baik dan pasokan yang stabil menjelang Hari Raya Idul Adha.

Dalam upaya memperkuat industri penerbangan dan pertahanan nasional, pemerintah memastikan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memiliki lahan yang cukup untuk mendukung pembangunan pusat maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat C-130 atau Hercules yang ditargetkan menjadi pusat layanan regional di Asia.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pengembangan Bandara Kertajati sebagai kawasan MRO sebenarnya telah mulai dirancang sejak tahun lalu. Menurut dia, pengembangan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pesawat Hercules, tetapi juga berbagai jenis armada lainnya.

Kesimpulan, Badan Karantina Indonesia telah siap untuk mengawasi lalu lintas hewan kurban jelang Hari Raya Iduladha 2026 dengan membentuk satgas khusus. Lalu lintas ternak meningkat signifikan, namun belum ada temuan penyakit menular atau penyelundupan. Pemerintah juga memastikan Bandara Kertajati memiliki lahan yang cukup untuk mendukung pembangunan pusat MRO pesawat Hercules.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *