Ekonomi

Tiongkok Perluas Regulasi Investasi Keluar Negeri, Wang Zhiyi: Ini Bisa Mengubah Cara Investasi Perorangan

×

Tiongkok Perluas Regulasi Investasi Keluar Negeri, Wang Zhiyi: Ini Bisa Mengubah Cara Investasi Perorangan

Share this article
Tiongkok Perluas Regulasi Investasi Keluar Negeri, Wang Zhiyi: Ini Bisa Mengubah Cara Investasi Perorangan
Tiongkok Perluas Regulasi Investasi Keluar Negeri, Wang Zhiyi: Ini Bisa Mengubah Cara Investasi Perorangan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Juni 2026 | China telah memperluas regulasi investasi keluar negerinya untuk mencakup investor perorangan untuk pertama kalinya. Perubahan ini berpotensi meningkatkan hambatan kepatuhan bagi pendiri teknologi dan bahkan investor saham biasa.

Aturan baru ini dikeluarkan pada 1 Juni oleh Kabinet China dan memperluas definisi “investor” untuk mencakup penduduk perorangan. Langkah ini menandai perubahan dari kerangka kerja yang ada yang sebelumnya berfokus pada investasi perusahaan luar negeri, sehingga kegiatan keuangan yang telah lama beroperasi di zona abu-abu hukum sekarang berada di bawah pengawasan yang lebih ketat.

Wang Zhiyi, pendiri lembaga penelitian Shanghai Fangchang Information Development, mengatakan bahwa sebelumnya kegiatan investasi luar negeri perorangan berada dalam “keadaan ambigu”. Ia menambahkan bahwa “secara ketat, China telah lama kekurangan kerangka institusional yang sistematis untuk investasi langsung luar negeri oleh penduduk domestik perorangan”.

Untuk bertahun-tahun, para wirausahawan dan individu kaya China telah memindahkan modal ke luar negeri dengan mendirikan entitas luar negeri, mengalihkan uang ke akuisisi asing, properti luar negeri, dan saham di perusahaan di luar China. Namun, pengaturan tersebut sekarang kemungkinan akan menghadapi pengawasan yang lebih ketat.

Gene Ma, kepala penelitian China di Institute of International Finance (IIF), mengatakan bahwa masalah terkait adalah modal luar negeri yang dinaikkan oleh perusahaan yang terkait dengan China melalui struktur “red-chip”. Di bawah pengaturan tersebut, suatu entitas luar negeri memegang aset yang berbasis di China, yang telah lama memungkinkan startup domestik untuk mengumpulkan modal ventura asing dan melakukan penawaran umum perdana (IPO) untuk listing di New York atau Hong Kong.

Regulasi baru ini tidak menjelaskan bagaimana investasi luar negeri perorangan akan diawasi. Sebaliknya, regulasi tersebut menyatakan bahwa langkah-langkah spesifik akan dikembangkan kemudian oleh departemen pemerintah yang bertanggung jawab atas investasi dan perdagangan.

Perubahan regulasi ini terjadi saat Beijing semakin khawatir tentang arus keluar modal yang tidak diatur. Individu, perusahaan, dan lembaga keuangan China memindahkan dana sebesar $807 miliar keluar dari negara tersebut pada tahun 2025, yang merupakan rekor tertinggi, menurut IIF.

Pengetatan regulasi investasi luar negeri ini berpotensi mengubah cara investasi perorangan di China dan memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian global.

Kesimpulan, perluasan regulasi investasi keluar negeri China untuk mencakup investor perorangan menandai perubahan besar dalam kebijakan investasi negara tersebut. Perubahan ini berpotensi meningkatkan hambatan kepatuhan bagi pendiri teknologi dan investor saham biasa, serta memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *