Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Juli 2026 | Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menggelar pelatihan manajerial terhadap 5.153 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) selama hampir dua pekan pada 17-29 Juli 2026. Pelatihan berlangsung serentak di 10 satuan pendidikan TNI di Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Sidoarjo.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menyebut pelatihan manajerial menjadi salah satu langkah strategis KKP agar pengelolaan KNMP berjalan produktif, profesional, dan berkelanjutan.
Para peserta akan mengisi empat jabatan utama, yakni Manajer Operasional, Kepala Produksi, Penjamin Mutu, dan Administrasi Keuangan. Keempat fungsi tersebut dipersiapkan sebagai satu tim yang saling melengkapi dalam menjalankan operasional kawasan.
Selama mengikuti pelatihan, peserta akan memperoleh pembelajaran kompetensi umum, materi teknis sesuai bidang tugas, hingga penguatan kepemimpinan dan kemampuan bekerja bersama masyarakat. KKP juga menghadirkan tenaga pelatih, praktisi, serta para expert untuk membekali peserta dengan pengalaman praktis yang akan mereka hadapi di lapangan.
Pelatihan ini merupakan tahap kedua setelah para peserta sebelumnya mengikuti pembentukan karakter dan pendidikan bela negara yang difasilitasi Kementerian Pertahanan. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis para peserta, tetapi juga mempersiapkan mereka sebagai garda terdepan dalam mengelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Kurikulum pelatihan mencakup 90 jam pelajaran yang terdiri atas 12 modul, 42 materi, serta 10 unit kompetensi sebagai dasar sertifikasi Manajer KDKMP yang telah diakreditasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelatihan ini diikuti sebanyak 29.830 peserta yang tersebar di 15 komando latihan, 61 satuan pendidikan, dan 451 kelas.
Penempatan para manajer KDKMP akan diprioritaskan sesuai domisili. Penempatan akan dilakukan secara berjenjang sesuai dengan kesiapan KDKMP di masing-masing desa atau kelurahan. Destry Anna Sari, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi pada Kemenkop Republik Indonesia, mengatakan bahwa penempatan manajer dijadwalkan pada Agustus 2026.
Kesimpulan dari pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan calon manajer KDKMP agar memiliki kemampuan yang cukup dalam mengelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Dengan pelatihan ini, diharapkan para manajer KDKMP dapat menjalankan tugasnya dengan efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan membangun ekonomi desa yang kuat.











