Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 April 2026 | Pada Rabu, 22 April 2026, laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 antara Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertandingan yang semula dijadwalkan di Stadion Sultan Agung, Yogyakarta, harus dipindahkan karena alasan logistik. Kedua tim memulai laga dengan intensitas tinggi, mengingat Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara PSIM berjuang keluar zona aman.
Gol pembuka datang lebih cepat dari yang diperkirakan. Pada menit ke-4, Pulga Vidal memanfaatkan umpan pendek akurat dari Savio Sheva, menembus pertahanan Persija dan mencetak gol pertama bagi PSIM. Gol kilat ini menempatkan Laskar Mataram di puncak skor, menimbulkan kegembiraan bagi suporter tuan rumah yang menyaksikan laga di luar kota asal mereka.
Persija tidak lama bersandar. Enam menit kemudian, tekanan terus meningkat hingga pada menit ke-19, Allano Brendon De Souza Lima mengeksekusi tendangan penalti dengan tenang, menyamakan kedudukan 1-1. Penalti diberikan setelah Donny Warmerdam melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Gol Allano mengembalikan kepercayaan diri Macan Kemayoran, yang kemudian mendominasi penguasaan bola.
Statistik menunjukkan dominasi Persija dalam fase penguasaan. Tim asuhan Mauricio Souza menguasai bola sebesar 62 persen, sementara PSIM hanya 38 persen. Persija melepaskan total 12 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran, sedangkan PSIM hanya mencatat dua tembakan dengan satu tepat sasaran. Data tersebut dirangkum dalam tabel berikut:
| Tim | Penguasaan Bola | Tembakan | Tembakan Tepat Sasaran |
|---|---|---|---|
| Persija Jakarta | 62% | 12 | 5 |
| PSIM Yogyakarta | 38% | 2 | 1 |
Di babak kedua, Persija berkesempatan menambah keunggulan lewat tendangan penalti kedua pada menit ke-41. Maxwell Souza, pemain asal Brasil, maju sebagai eksekutor, namun tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Cahya Supriadi. Kegagalan ini menjadi momen penentu, karena Persija gagal memperlebar selisih skor.
Laga ini disiarkan secara langsung melalui Indosiar serta platform streaming berbayar Vidio, memberikan kesempatan kepada penonton di seluruh Indonesia untuk menyaksikan aksi tanpa harus berada di stadion. Jadwal siaran dimulai tepat pada pukul 15.30 WIB, dengan kualitas siaran digital yang diharapkan lancar.
Berbicara tentang klasemen, Persija tetap berada di urutan ketiga dengan 58 poin, selisih tujuh poin dari pemuncak klasemen. Kemenangan atau setidaknya meraih satu poin akan memperkecil jarak dengan Borneo FC dan Persib Bandung. Sementara PSIM, yang berada di posisi ke-11 dengan 38 poin, masih berusaha menambah poin untuk menghindari zona degradasi. Pertemuan ini menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam mengejar target masing-masing.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai kondisi tim tetap fokus meski harus beradaptasi dengan lokasi yang berubah secara mendadak. “Perjalanan ke Bali memang menambah tantangan, tetapi kami mempersiapkan diri sebaik mungkin dan tetap termotivasi,” ujarnya. Sementara kapten Persija, Eksel Runtukahu, menegaskan tekad tim: “Kami akan memberikan yang terbaik meski bukan di kandang. Tiga poin sangat penting bagi kami.”
Dengan hasil imbang 1-1, Persija tetap mengamankan satu poin penting, namun kehilangan peluang untuk menambah jarak dengan pesaing terdekat. PSIM, meski tidak mampu menambah keunggulan, berhasil menahan tekanan lawan dan mengumpulkan satu poin berharga. Kedua tim kini menatap laga berikutnya dengan harapan masing-masing, menambah ketegangan kompetisi BRI Super League yang masih panjang.











