Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 04 Mei 2026 | HONOR kembali menggebrak pasar laptop Indonesia pada awal 2026 dengan meluncurkan dua varian baru, Honor X14 Plus dan Honor X16 Plus. Kedua perangkat menonjolkan desain ultratipis, ketebalan di bawah 15 mm, serta kapasitas baterai yang jauh lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Langkah ini menegaskan ambisi HONOR untuk bersaing langsung dengan laptop bisnis premium seperti Lenovo ThinkPad X13 Gen 4, sekaligus menarik perhatian profesional mobile yang mengutamakan mobilitas dan daya tahan.
Honor X14 Plus dibekali dengan prosesor Intel Core i7 generasi ke-13 atau alternatif AMD Ryzen 7 7840U, menyesuaikan kebutuhan pengguna dari segmen produktivitas ringan hingga beban kerja berat. Layar 14,1 inci beresolusi 2.8K OLED dengan rasio 16:10 menawarkan kecerahan hingga 500 nits dan dukungan gamut sRGB 100%, menjamin tampilan warna akurat untuk desain grafis maupun konsumsi media. Sementara itu, Honor X16 Plus menambahkan opsi layar 16,1 inci dengan refresh rate 120 Hz, cocok untuk pengguna yang menginginkan ruang kerja lebih luas dan responsivitas tinggi.
Keunggulan utama terletak pada baterai. X14 Plus mengusung baterai 80 Wh, sedangkan X16 Plus dilengkapi baterai 96 Wh, keduanya mendukung pengisian cepat 65W Power Delivery. Dalam uji internal, Honor mengklaim masa pakai hingga 16 jam penggunaan standar, jauh melampaui rata-rata 10‑12 jam pada laptop sekelas. Fitur manajemen daya cerdas yang mengoptimalkan konsumsi CPU dan GPU selama beban ringan turut memperpanjang durasi penggunaan.
Desain tipis tidak mengorbankan ketangguhan. Kedua model menggunakan chassis aluminium CNC dengan sertifikasi MIL-STD-810H, menjamin tahan terhadap goncangan, getaran, serta suhu ekstrem. Keyboard dengan travel 1,3 mm dilengkapi lampu latar, serta fingerprint sensor terintegrasi di touchpad, menambah keamanan dan kenyamanan kerja.
Untuk menilai posisi HONOR di pasar, dapat dibandingkan dengan Lenovo ThinkPad X13 Gen 4 yang baru-baru ini dirilis. ThinkPad X13 Gen 4 menonjolkan berat 1,09 kg dan ketebalan 15,95 mm, serta pilihan prosesor Intel Core generasi ke-13 atau AMD Ryzen 7000 series. Layar 13,3 inci tersedia dalam varian WUXGA IPS anti‑glare atau OLED 2.8K, dengan kecerahan hingga 400 nits. Namun, kapasitas baterainya hanya 57 Wh, yang secara praktis memberikan masa pakai sekitar 9‑11 jam. Dengan demikian, Honor X14 Plus menawarkan keunggulan signifikan pada daya tahan baterai sekaligus menambah ukuran layar yang lebih luas.
Tren pasar laptop tipis dan baterai besar juga tercermin dalam perilaku konsumen yang semakin mengandalkan perangkat mobile untuk pekerjaan jarak jauh. Data terbaru dari benchmark smartphone menyoroti dominasi chipset MediaTek Dimensity 8000 series di segmen menengah, menunjukkan pergeseran preferensi ke solusi hemat energi namun bertenaga. Meskipun konteksnya berbeda, pola ini mendukung strategi HONOR yang mengoptimalkan efisiensi daya pada laptop.
Berikut rangkuman perbandingan singkat antara ketiga perangkat utama:
| Model | Prosesor | Layar | Baterai | Berat | Ketebalan |
|---|---|---|---|---|---|
| Honor X14 Plus | Intel i7‑13th / AMD Ryzen 7 7840U | 14,1″ 2.8K OLED 16:10 | 80 Wh (16 jam) | 1,15 kg | 14,8 mm |
| Honor X16 Plus | Intel i7‑13th / AMD Ryzen 7 7840U | 16,1″ 2.8K 120 Hz | 96 Wh (18 jam) | 1,28 kg | 15,2 mm |
| Lenovo ThinkPad X13 Gen 4 | Intel i7‑13th / AMD Ryzen 7 7840U | 13,3″ WUXGA IPS / 2.8K OLED | 57 Wh (9‑11 jam) | 1,09 kg | 15,95 mm |
Dengan spesifikasi di atas, Honor X14 Plus dan X16 Plus menegaskan posisinya sebagai pilihan utama bagi profesional yang mengutamakan mobilitas, daya tahan, dan visual premium. Harga yang kompetitif, diperkirakan berada di kisaran Rp 22‑28 jutaan untuk X14 Plus dan Rp 27‑33 jutaan untuk X16 Plus, diproyeksikan akan menantang dominasi merek tradisional di segmen ultraportabel.
Pengguna di Indonesia kini memiliki alternatif yang tidak hanya tipis dan ringan, tetapi juga mampu menahan beban kerja sepanjang hari tanpa harus mencari stopkontak. Kehadiran Honor X14 Plus dan X16 Plus di pasar domestik diharapkan akan memicu persaingan harga dan inovasi lebih lanjut, menguntungkan konsumen akhir.











