Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Mei 2026 | Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, ambles pada Kamis, 28 Mei 2026, menyebabkan kemacetan parah di kawasan tersebut. Menurut Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, amblesnya jalan diduga dipicu oleh kondisi saluran air di bawah jalan yang sudah kosong.
Peristiwa amblesnya jalan tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB dan berada tepat di atas saluran air dengan lebar sekitar 3 meter dan panjang mencapai 16 meter. Saluran tersebut menghubungkan Kali PHB UI dengan Sungai Ciliwung.
Akibat amblesnya jalan, arus kendaraan di kawasan Lenteng Agung mengalami kemacetan cukup parah. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga kawasan flyover Tapal Kuda dan diperkirakan hampir mencapai Stasiun Tanjung Barat.
Pengendara dari arah Depok menuju Jakarta diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan. Beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan adalah melalui Jalan Antasari, Tol Desari, dan keluar di pintu tol Sawangan atau Brigif tergantung tujuan di Depok.
Polisi juga membuka sementara Jalan Raya Lenteng Agung untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. Jalan telah dibuka sementara mengingat area amblas sudah dipadatkan dengan sedimen oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan kemudian dikasih pelat besi.
Kemacetan ini juga berdampak pada rute TransJakarta D21 Lebak Bulus-UI Depok yang mengalami perpendekan rute menjadi Lebak Bulus-Bus Stop Wijaya Kusuma akibat jalanan amblas di sekitar Bus Stop SMAN 109.
Untuk mengurangi risiko dan mengurai kemacetan, petugas melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sebagian ruas jalan yang terdampak ambrol. Penyempitan jalan tersebut membuat volume kendaraan menumpuk dan menyebabkan antrean panjang di sejumlah titik.
Personel kepolisian lalu lintas melakukan penjagaan dan mengurai kepadatan kendaraan yang tersisa di satu jalur tersebut. Pengendara terlihat berhati-hati saat melintasi area sekitar lokasi kejadian.
Untuk menghindari kemacetan, pengendara disarankan untuk menggunakan jalur alternatif dan menghindari kawasan Lenteng Agung. Pemerintah juga berencana untuk melakukan perbaikan jalan dan saluran air untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Kesimpulan, amblesnya Jalan Raya Lenteng Agung memiliki dampak yang signifikan pada lalu lintas di kawasan Jakarta Selatan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan yang serius dan efektif untuk mengatasi kemacetan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.







