Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 05 Juli 2026 | Gempa bumi kembali terjadi di Sulawesi Utara, tepatnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Minggu, 5 Juli 2026. Gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 3,3 dan berada di kedalaman 10 km. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi ini terjadi pada pukul 01.08 WITA.
BMKG juga mencatat bahwa terdapat 37 gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi dan sekitarnya pada Sabtu, 4 Juli 2026. Gempa-gempa tersebut tersebar di Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, hingga Nusa Tenggara Timur, dengan magnitudo berkisar 1,5 hingga 3,8.
Sulawesi Barat turut mengalami dua gempa, masing-masing di wilayah Polewali Mandar dan Mamasa. Gempa-gempa ini merupakan fenomena alam yang perlu diwaspadai oleh masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan gempa.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi di Desa Kamarora A, Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut berupa 300 paket hygiene kit dan selimut untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah juga meluncurkan program bedah rumah untuk mantan warga binaan di Kota Palu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka pascabebas dari lembaga pemasyarakatan.
Dalam beberapa hari terakhir, Sulawesi mengalami serangkaian gempa bumi yang cukup signifikan. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah dan BMKG.
Kesimpulan dari serangkaian gempa bumi di Sulawesi Utara ini adalah bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengikuti instruksi dari pemerintah dan BMKG.











