Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Juli 2026 | Gempa bumi terkini telah mengguncang beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Morowali, Sulawesi Tengah, dan Gunungkidul, Yogyakarta. Gempa di Morowali memiliki kekuatan magnitudo 3,2 dan berpusat di laut, sedangkan gempa di Gunungkidul memiliki kekuatan magnitudo 2,5 dan berpusat di laut.
Gempa di Morowali terjadi pada pukul 10:39 WIB dan berpusat di 48 kilometer tenggara Morowali, Sulawesi Tengah. Sementara itu, gempa di Gunungkidul terjadi pada pukul 13:24 WIB dan berpusat di 87 kilometer barat daya Gunungkidul, Yogyakarta.
Kedua gempa tersebut tidak menyebabkan kerusakan atau korban jiwa, namun masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan siap menghadapi gempa bumi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi tentang gempa-gempa tersebut dan memantau situasi di lapangan.
Selain gempa di Morowali dan Gunungkidul, beberapa wilayah lain di Indonesia juga telah mengalami gempa bumi dalam beberapa hari terakhir. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk selalu siap dan waspada menghadapi gempa bumi.
Dalam beberapa hari terakhir, juga terjadi perdebatan tentang posisi politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dianggap abu-abu oleh beberapa pihak. Namun, Ketua Umum PDIP, Puan Maharani, membantah anggapan tersebut dan menyatakan bahwa PDIP memiliki sikap yang jelas.
Di lain pihak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah menetapkan 205.648 pemilih untuk periode triwulan 2 tahun 2026. Penetapan tersebut diputuskan dalam rapat pleno terbuka yang dihadiri oleh seluruh komisioner dan Bawaslu.
KPU Sigi juga telah memastikan bahwa pelaksanaan rapat pleno terbuka tersebut didasarkan pada ketentuan pasal 19 ayat 2 PKPU Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Dalam kesimpulan, gempa bumi terkini di Indonesia telah mengguncang beberapa wilayah, termasuk Morowali dan Gunungkidul. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan siap menghadapi gempa bumi. Sementara itu, PDIP membantah anggapan bahwa posisi politiknya abu-abu, dan KPU Sigi telah menetapkan jumlah pemilih untuk periode triwulan 2 tahun 2026.











