Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Mei 2026 | Pertarungan akhir pekan Championship Pegadaian Liga 2 2025/2026 semakin memanas ketika Persipura Jayapura, yang dipimpin oleh pelatih veteran Rahmad Darmawan, bersaing ketat dengan PSS Sleman untuk mengamankan tiket promosi langsung ke BRI Super League. Kedua tim kini berada di puncak Grup B dengan poin yang identik, 53 poin masing-masing, namun selisih gol menjadi penentu utama; PSS unggul +31 dibandingkan +25 Persipura.
Jadwal laga penentu tersebut dijadwalkan pada Minggu, 3 Mei 2026. PSS Sleman akan menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, sementara Persipura menghadapi Persiku Kudus di Stadion Mandala. Kedua pertemuan itu menjadi arena krusial bagi para pelatih untuk mengeksekusi taktik akhir musim.
Rahmad Darmawan, yang kembali mengemban tugas sebagai kepala pelatih Persipura sejak awal tahun 2026, menegaskan pentingnya kesiapan mental pemain menjelang pertandingan berisiko tinggi. Dalam wawancara eksklusif dengan Tribun Papua, ia menyatakan, “Selain aspek teknis, fokus utama manajemen saat ini adalah menjaga mentalitas dan psikologi pemain agar tetap percaya diri menghadapi tekanan yang semakin besar menuju puncak kompetisi.”
Strategi Darmawan menitikberatkan pada tekanan tinggi sejak menit pertama, dengan harapan mengendalikan ritme permainan dan memaksimalkan peluang mencetak gol awal. Ia menambahkan bahwa tim akan mengoptimalkan serangan sayap dan memanfaatkan kecepatan pemain sayap kiri serta tengah untuk menembus pertahanan lawan yang cenderung mengandalkan formasi bertahan.
Jika Persipura berhasil mengatasi Persiku Kudus, dan PSS Sleman tidak mampu mengalahkan PSIS Semarang, Persipura akan otomatis mengamankan tiket promosi langsung. Namun, skenario lain menempatkan Mutiara Hitam pada jalur playoff, di mana mereka dapat berhadapan dengan tim-tim papan atas Grup Barat seperti Adhyaksa FC atau Garudayaksa FC.
Berikut tabel singkat klasemen sementara Grup B menjelang pekan terakhir:
| Posisi | Tim | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|---|
| 1 | PSS Sleman | 53 | +31 |
| 2 | Persipura Jayapura | 53 | +25 |
| 3 | Barito Putera | 50 | +18 |
Selain persaingan dengan PSS, Rahmad Darmawan juga mengantisipasi potensi lawan di babak playoff. Ia mengungkapkan, “Kami sudah memiliki gambaran kekuatan calon lawan seperti Adhyaksa FC berdasarkan hasil uji coba sebelumnya.” Menurutnya, persiapan tak taktik dan analisis rekaman pertandingan menjadi kunci untuk menaklukkan lawan-lawan tersebut.
Karier Rahmad Darmawan di dunia sepak bola Indonesia tidak lepas dari sorotan. Sebelumnya, ia pernah mengasuh timnas Indonesia dan beberapa klub top Liga 1, membawa mereka meraih gelar dan prestasi di kompetisi domestik maupun regional. Kembalinya ia ke Persipura pada musim ini disambut optimisme tinggi, mengingat rekam jejaknya dalam mengembangkan pemain muda dan membangun mental juara.
Menjelang laga penentu, atmosfer di Kota Jayapura dan Sleman dipenuhi antusiasme para suporter. Kedua kubu berharap strategi mereka dapat memberikan hasil maksimal. Bagi Rahmad Darmawan, keberhasilan ini tidak hanya soal promosi, melainkan juga membuktikan bahwa Persipura dapat kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah absen sejak musim 2021/2022.
Dengan tekad kuat, persiapan matang, dan dukungan fans yang menggelora, Persipura Jayapura berambisi menutup musim ini dengan tiket promosi langsung, sementara PSS Sleman berjuang keras untuk mempertahankan posisi teratasnya. Hasil akhir pekan ini akan menentukan nasib tiga tim utama dalam kompetisi, serta menambah catatan sejarah bagi pelatih berpengalaman Rahmad Darmawan.











