Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Mei 2026 | Giovanni Simeone menambah daftar eksklusif pemain Argentina yang berhasil mencetak dua digit gol dalam lima musim berbeda di Serie A. Prestasinya menjadi bukti nyata kemampuan adaptasi cepat di setiap klub Italia, sekaligus menegaskan tradisi gol tinggi yang dimiliki pemain Tango.
Sepanjang sejarah Serie A, hanya delapan pemain Argentina yang pernah mengukir rekor serupa. Nama-nama legendaris seperti Gabriel Batistuta, Hernán Crespo, Paulo Dybala, serta saudara muda Lautaro Martínez telah menorehkan jejak mereka. Giovanni Simeone menjadi nama kesembilan yang masuk daftar setelah berhasil mencapai dua digit gol bersama lima tim berbeda, menjadikannya pemain terbaru yang menambah kebanggaan Argentina di liga Italia.
Debut Simeone di Serie A terjadi pada musim 2016/2017 bersama Genoa. Dalam 31 penampilan, ia berhasil mencetak 12 gol, menandai awal yang menjanjikan bagi striker muda berusia 21 tahun tersebut. Kontribusi golnya membantu Genoa tetap kompetitif di tengah klasemen tengah.
Pindah ke Fiorentina pada musim berikutnya, Simeone meningkatkan produktivitasnya menjadi 14 gol dalam 33 laga. Penampilan konsisten di tim viola menunjukkan peningkatan teknis dan mental, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai penyerang yang mampu menyesuaikan diri dengan gaya permainan yang berbeda.
Setelah periode singkat di klub lain, Simeone bergabung dengan Cagliari pada musim 2019/2020. Meskipun tim berjuang di zona degradasi, ia tetap mencetak 12 gol dalam 37 pertandingan, menegaskan kemampuan bertahan di tekanan tinggi dan kontribusi penting bagi tim selatan tersebut.
Musim 2021/2022 menjadi puncak produktivitas Simeone saat mengenakan seragam Hellas Verona. Dalam 35 penampilan, ia mengemas 17 gol, menjadi salah satu penyerang teratas liga pada saat itu. Gol-golnya sering kali menjadi penentu kemenangan, membantu Verona meraih posisi menengah atas klasemen.
Setelah melewati beberapa tahun dengan performa yang berfluktuasi, Simeone kembali mencetak dua digit gol pada musim 2025/2026 bersama Torino. Pada debutnya, ia berhasil menembus angka 10 gol lebih awal, menegaskan kembali kualitasnya sebagai mesin gol yang tak lekang oleh waktu.
Keberhasilan Simeone tidak lepas dari kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Berbeda dengan banyak pemain yang membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menemukan ritme, ia berhasil menyesuaikan diri dengan taktik masing‑masing pelatih dan budaya klub dalam waktu singkat. Hal ini menjadikannya aset berharga bagi setiap tim yang mengandalkannya untuk mencetak gol.
Jika dibandingkan dengan rekan se‑negara, rekornya menonjol. Batistuta pernah mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim, sementara Crespo menorehkan dua digit gol di delapan musim. Dybala mengumpulkan dua digit gol di delapan musim, dan Lautaro Martínez sudah menorehkan tujuh musim berturut‑turut dengan angka tersebut. Simeone, meski belum meraih gelar Serie A, berhasil melakukannya di lima klub berbeda, sebuah prestasi yang menambah dimensi unik pada sejarah pemain Argentina di Italia.
Berikut rangkuman statistik gol Simeone di Serie A hingga akhir April 2026:
| Klub | Musim | Penampilan | Gol |
|---|---|---|---|
| Genoa | 2016/2017 | 31 | 12 |
| Fiorentina | 2017/2018 | 33 | 14 |
| Cagliari | 2019/2020 | 37 | 12 |
| Hellas Verona | 2021/2022 | 35 | 17 |
| Torino | 2025/2026 | 22 | 10+ |
Statistik di atas menegaskan konsistensi Simeone dalam mencetak gol meski berganti klub dan sistem permainan. Pada musim 2025/2026, kontribusi golnya menjadi faktor penting dalam upaya Torino bersaing di papan atas klasemen, memberikan harapan bagi pendukung untuk meraih posisi yang lebih baik.
Kesimpulannya, Giovanni Simeone tidak hanya menambah jumlah pemain Argentina yang mencetak dua digit gol di Serie A, tetapi juga memperlihatkan fleksibilitas tak tertandingi dalam menyesuaikan diri dengan lima klub berbeda. Pencapaiannya memperkaya warisan sepak bola Argentina di Italia dan menegaskan bahwa kemampuan mencetak gol dapat tetap konsisten meski kondisi dan tantangan berubah.











