Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 April 2026 | Megawati Hangestri Pertiwi, opposite and MVP Proliga 2026, kembali menjadi sorotan utama dunia voli Indonesia. Musim ini ia tidak lagi memperkuat Red Sparks di V‑League Korea setelah keputusan pelatih Ko Hee‑jin memilih pemain asal Tiongkok, Zhong Hui, sebagai pengganti. Sementara itu, Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) telah menyiapkan Megawati bersama 16 atlet lainnya untuk menghadapi tiga kompetisi internasional yang dijadwalkan antara Juni dan Agustus 2026.
Keputusan Red Sparks menimbulkan spekulasi luas. Pelatih Ko Hee‑jin menyatakan bahwa cedera yang diderita Megawati pada musim sebelumnya menjadi faktor utama mengapa klub tidak mengambil risiko lagi. “Kami tidak ingin membeli kucing dalam karung,” ujarnya, mengingat pengalaman serupa saat merekrut outside hitter Thailand, Wipawee Srithong, yang juga gagal tampil karena cedera. Sebagai gantinya, Ko Hee‑jin menaruh kepercayaan pada Zhong Hui, pemain muda asal Negeri Tirai Bambu yang baru saja resmi bergabung dengan skuad. Pilihan ini dianggap lebih aman untuk mempertahankan performa Red Sparks yang sempat berada di dasar klasemen pada musim lalu.
Di sisi lain, Megawati tidak harus beristirahat lama. PBVSI mengumumkan pemusatan latihan di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul, mulai 4 Mei 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan mengisi tiga agenda penting: AVC Nations Cup di Filipina (6‑9 Juni 2026), SEA V League yang terbagi menjadi dua fase di Vietnam (31 Juli‑2 Agustus 2026) dan Thailand (7‑9 Agustus 2026), serta AVC Continental Cup di Tianjin, Tiongkok (21‑30 Agustus 2026). Semua kompetisi ini menjadi ajang pengukuran kesiapan tim menjelang Asian Games 2026.
Daftar 17 pemain yang dipanggil mencakup perwakilan kuat dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Berikut adalah susunan tim menurut posisi:
| Posisi | Nama | Asal |
|---|---|---|
| Setter | Arneta Putri Amelian | Jawa Timur |
| Setter | Tisya Amallya Putri | Jawa Barat |
| Libero | Indah Guretno Margiani | Jawa Timur |
| Libero | Fajriahni Ema Herawati | DKI Jakarta |
| Opposite | Khanza Putri Yansi Ganestri | Jawa Timur |
| Opposite | Syelomitha Afrilaviza W | Jawa Barat |
| Opposite | Megawati Hangestri Pertiwi | Jawa Timur |
| Middle Blocker | Geofanny Eka Cahyaningtyas | Jawa Timur |
| Outside Hitter | Mediol Stiovanny Yoku | Jawa Timur |
| Outside Hitter | Putri Nur Agustin | Jawa Timur |
Pelatih kepala tim, Marcos Sugiyama, bersama asisten Pedro B. Lilipaly dan Angga Hasan Mubarok, diberi mandat untuk mengoptimalkan strategi serangan dan pertahanan, terutama memanfaatkan kekuatan Megawati di posisi opposite. Pengalaman Megawati sebagai MVP Proliga menambah kepercayaan bahwa ia dapat menjadi penentu dalam laga penting, meski harus menyesuaikan diri setelah absen dari kompetisi klub.
Penggantian di V‑League sekaligus panggilan ke timnas menimbulkan dilema bagi Megawati. Di satu sisi, ia kehilangan platform kompetisi tingkat klub di Korea, namun di sisi lain, ia memperoleh kesempatan fokus penuh pada persiapan internasional. Analis olahraga menilai bahwa konsentrasi pada timnas dapat mempercepat proses rehabilitasi cedera, mengingat beban pertandingan yang terkontrol selama pemusatan latihan.
Selain aspek fisik, Megawati juga harus menyesuaikan diri dengan taktik tim yang berbeda. Red Sparks mengandalkan serangan cepat melalui outside hitter, sedangkan timnas Indonesia menekankan variasi serangan dari sisi opposite dan middle blocker. Koordinasi dengan setter Arneta Putri Amelian diharapkan menghasilkan variasi serangan yang sulit diprediksi lawan.
Menjelang kompetisi pertama, AVC Nations Cup, timnas akan menguji formasi dengan Megawati sebagai titik tumpu serangan utama. Jika berhasil, momentum positif dapat terbawa ke SEA V League dan AVC Continental Cup, memperkuat posisi Indonesia di panggung Asia.
Secara keseluruhan, tahun 2026 menjadi tahun krusial bagi karier Megawati Hangestri. Keputusan klub Korea untuk tidak memperpanjang kontraknya sekaligus panggilan intensif PBVSI menandai fase transisi yang menantang namun penuh peluang. Dengan dukungan pelatih, rekan setim, dan fasilitas pelatihan yang terpusat, Megawati berpotensi kembali menorehkan prestasi gemilang, baik di level klub maupun internasional.











