OLAHRAGA

Jose Mourinho Gapai Musim Tak Terkalahkan Bersama Benfica, Namun Gelar Juara Terlepas dan Spekulasi Kembali ke Real Madrid Mencuat

×

Jose Mourinho Gapai Musim Tak Terkalahkan Bersama Benfica, Namun Gelar Juara Terlepas dan Spekulasi Kembali ke Real Madrid Mencuat

Share this article
Jose Mourinho Gapai Musim Tak Terkalahkan Bersama Benfica, Namun Gelar Juara Terlepas dan Spekulasi Kembali ke Real Madrid Mencuat
Jose Mourinho Gapai Musim Tak Terkalahkan Bersama Benfica, Namun Gelar Juara Terlepas dan Spekulasi Kembali ke Real Madrid Mencuat

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 April 2026 | Benfica berada di ambang sejarah setelah memimpin liga dengan catatan tak terkalahkan selama empat laga terakhir. Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, berhasil mengamankan kemenangan dramatis 2-1 melawan Sporting dalam Derby de Lisboa berkat gol penentu dari Rafa Silva di menit tambahan. Meskipun kemenangan tersebut menambah catatan tak terkalahkan, tim sang singa biru masih berada di posisi runner-up, tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, FC Porto.

Porto, yang dikelola oleh Francesco Farioli, mencatat hanya satu kekalahan sepanjang musim dan memperlebar jarak dengan kemenangan 2-0 atas Tondela. Dengan performa konsisten, mereka diprediksi akan mengamankan gelar Primeira Liga, sementara Benfica harus mengandalkan hasil lawan, khususnya Sporting, untuk mengubah posisi mereka.

Catatan tak terkalahkan Benfica ini menjadi catatan kelima dalam sejarah Primeira Liga. Sebelumnya, tim-tim seperti Porto (2010-11, 2012-13) serta Benfica pada era 1970-an berhasil menyelesaikan musim tanpa kekalahan. Namun, tidak semua musim tak terkalahkan menghasilkan gelar juara. Pada musim 1977-78, Benfica berakhir di posisi kedua setelah kalah tipis pada selisih gol, sementara tim Italia Perugia pada 1978-79 menyelesaikan Serie A tanpa kekalahan namun juga menjadi runner-up.

  • Porto – Musim 2010-11, 2012-13
  • Benfica – Musim 1972-73, 1975-76, 1977-78
  • Perugia – Serie A 1978-79 (19 seri)
  • Galatasaray – Liga Turki 1985-86
  • Red Star Belgrade – Liga Serbia 2007-08

Meskipun catatan tak terkalahkan menambah reputasi Mourinho, kekalahan di kompetisi domestik dan Eropa menodai musimnya. Benfica gagal menembus final Piala Portugal setelah tersingkir di perempat final melawan Braga, dan di Liga Champions mereka kalah dari mantan klub Mourinho, Real Madrid, pada fase grup.

Mourinho sendiri mengakui frustrasinya atas ketergantungan pada hasil lawan. “Kami ingin menang dan menjadi nomor satu, namun kami masih tergantung pada hasil Sporting dan Porto,” ungkapnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menegaskan tidak ada jaminan akan kembali ke Real Madrid, meski rumor terus beredar.

Di sisi lain, Real Madrid sedang menghadapi krisis performa setelah tersingkir dari Liga Champions. Mantan pemain dan asisten pelatih Alvaro Arbeloa, yang kini memimpin tim sebagai pelatih, menanggapi spekulasi mengenai kembalinya Mourinho dengan tenang. “Keputusan tentang pelatih bukan berada di tangan saya,” kata Arbeloa, menekankan fokus pada tujuh laga tersisa La Liga.

Spekulasi tersebut menambah tekanan pada Arbeloa, namun ia tetap optimis. “Kami harus tampil maksimal sejak menit pertama, dan hasil di lapangan akan menjawab semua pertanyaan,” ujarnya. Bagi Mourinho, masa depan tetap samar. Ia menyatakan, “Saya tidak dapat menjamin apa-apa, karena keputusan melibatkan seluruh struktur klub, bukan hanya saya.”

Jika Benfica tidak berhasil meraih gelar liga, musim ini akan menjadi contoh lain bagaimana Mourinho, yang pernah dikenal dengan koleksi trofi melimpah, kini harus beradaptasi dengan realitas tak terduga. Kembalinya ia ke Real Madrid masih menjadi pertanyaan besar, namun yang pasti, catatan tak terkalahkan Benfica di bawah asuhan Mourinho akan tetap menjadi sorotan utama dalam sejarah sepakbola Portugal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *