Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 04 Mei 2026 | Granada dan UD Almería kembali bertemu dalam laga penting Liga Kedua yang dijadwalkan pada pekan ini. Kedua tim berada di zona persaingan klasemen, dengan Granada mengincar kembali posisi atas sementara Almería menargetkan tiket promosi langsung. Pertarungan ini diprediksi menjadi ujian taktik bagi kedua pelatih, Rubí di pihak Almería dan Juanjo Aguilera yang memimpin Granada.
Pertandingan sebelumnya di Nuevo Los Cármenes memperlihatkan dinamika menarik. Granada sempat unggul lewat serangan balik yang dimanfaatkan dari sebuah tendangan bola samping, namun kesalahan defensif pada fase transisi memberi Almería peluang untuk menyamakan kedudukan. Analisis pasca laga menyoroti dua aspek utama: kelemahan pertahanan Granada pada situasi bola mati dan peningkatan kemampuan ofensif Almería yang kini lebih terkontrol, tidak lagi bergantung pada kecepatan semata.
Almería, yang kini menempati posisi kedua klasemen setelah kemenangan melawan Deportivo, menampilkan pola permainan yang menekankan kesabaran. Tim berhasil menurunkan intensitas ketika menguasai bola, menunggu momen tepat untuk menyerang. Pemain seperti Leo Baptistao dan Sergio Arribas berperan penting dalam membuka ruang, sementara lini tengah yang dipimpin oleh Dion Lopy dan Stefan Dzodic memberikan keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Di sisi lain, Granada harus mengatasi kerentanan pada pertahanan yang terlihat pada tendangan samping yang menghasilkan gol bagi Almería. Pelatih Juanjo Aguilera berencana menyesuaikan formasi dengan menempatkan Alex Muñoz lebih agresif di sisi kanan, serta memperkuat lini belakang dengan kehadiran pemain berpengalaman seperti Rodrigo Ely. Jika Granada mampu menutup celah tersebut, peluang mereka untuk meraih tiga poin akan meningkat secara signifikan.
Berikut beberapa faktor kunci yang akan menentukan hasil pertemuan ini:
- Kondisi fisik pemain inti Almería yang berada di ambang sanksi akumulasi kartu kuning. Penyesuaian menit ke-60 mungkin diperlukan.
- Ketersediaan pemain cadangan Granada, khususnya Chumi, yang baru kembali dari cedera otot pada pertandingan terakhir.
- Pengaruh wasit Gorka Etayo Herrera, debutnya di Segunda División, yang dikenal tegas dalam mengeluarkan kartu kuning.
- Strategi press tinggi Almería yang dapat memaksa Granada melakukan kesalahan di zona pertahanan.
Statistik head‑to‑head kedua tim dalam lima pertemuan terakhir menunjukkan keseimbangan, dengan masing‑masing meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Namun, catatan terbaru mengindikasikan bahwa Almería lebih konsisten dalam mencetak gol pada babak kedua, sementara Granada cenderung mengandalkan serangan cepat pada menit-menit akhir.
Selain faktor taktik, faktor mental juga tidak kalah penting. Granada baru saja mengalami tekanan setelah kebobolan gol lewat tendangan bola samping, yang menimbulkan keraguan di antara pemain belakang. Sementara Almería tampak lebih percaya diri setelah penampilan impresif melawan Deportivo, dimana mereka berhasil mengendalikan tempo permainan.
Perkiraan susunan pemain Almería mengedepankan formasi 4‑2‑3‑1, dengan Rodrigo Ely dan Fede Bonini sebagai duo bek tengah, Alex Muñoz di sisi kanan, serta Luna di sayap kiri. Di lini tengah, Lopy dan Dzodic akan mengatur ritme, sementara Leo Baptistao menjadi ujung tombak di depan. Granada diprediksi mengandalkan formasi 4‑4‑2, menempatkan Chumi sebagai bek kanan dan Alex Muñoz sebagai bek kiri, sementara duo tengah terdiri dari pemain berpengalaman dan pemain muda yang energik.
Jika Granada dapat memperbaiki organisasi pertahanan dan memanfaatkan kecepatan sayapnya, mereka berpotensi mencuri tiga poin penting. Sebaliknya, Almería harus menjaga konsistensi serangan terkontrolnya serta menghindari kesalahan individu yang dapat dimanfaatkan lawan.
Dengan tekanan klasemen yang terus meningkat, pertandingan Granada vs Almería menjadi sorotan utama penggemar sepak bola Segunda División. Kedua tim dipastikan akan menurunkan skuad terbaik, menjanjikan aksi yang intens dan taktik yang matang hingga peluit akhir.











