Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 April 2026 | Al Ahli Saudi berhasil mengukir sejarah dengan menjuarai AFC Champions League Elite 2025-2026 secara dramatis. Laga final melawan klub asal Jepang, Machida Zelvia, berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada 25 April 2026. Setelah 90 menit reguler berakhir tanpa gol, pertandingan dilanjutkan ke dua babak tambahan 15 menit. Pada menit ke-96, penyerang Timnas Arab Saudi, Firas Al-Buraikan, mencetak satu-satunya gol lewat assist Franck Kessie, memastikan kemenangan 1‑0 meski Al Ahli bermain dengan hanya sepuluh pemain setelah kartu merah Zakaria Al Hawsawi pada menit ke-68.
Penampilan heroik Al Ahli tidak terlepas dari catatan rekornya. Klub ini menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar AFC Champions League Elite sejak format baru diperkenalkan pada musim 2024‑2025. Pada edisi sebelumnya, Al Ahli juga menundukkan Kawasaki Frontale dengan skor 2‑0. Keberhasilan berturut‑turut ini menegaskan dominasi klub Saudi di panggung sepak bola Asia.
Statistik pertandingan final mencatat:
- Skor akhir: Al Ahli 1‑0 Machida Zelvia
- Gol: Firas Al-Buraikan (menit 96, extra time)
- Kartu merah: Zakaria Al Hawsawi (menit 68)
- Tim yang bermain: Al Ahli dengan 10 pemain, Machida Zelvia dengan 11 pemain
Selain keberhasilan tim, turnamen ini juga menjadi sorotan bagi dua pemain berkewarganegaraan Indonesia, Sandy Walsh dan Jordi Amat, yang berpeluang bertemu di babak semifinal. Sandy Walsh, yang bergabung dengan Yokohama F. Marinos, tampil sebagai starter pada kemenangan 2‑0 atas Shanghai Shenhua pada 19 Februari 2025. Jordi Amat, yang membela Johor Darul Ta’zim (JDT), turut menjadi starter ketika JDT mengalahkan Pohan Steelers 5‑2 pada 18 Februari 2025.
Kedua pemain tersebut membantu tim masing-masing meraih posisi menguntungkan di fase grup. Marinos finis sebagai tim teratas wilayah timur, sementara JDT menempati posisi ketiga. Pada babak 16 besar, Marinos akan menghadapi Shanghai Port, sedangkan JDT dijadwalkan melawan Buriram United. Kedua pertemuan dijadwalkan pada 4‑5 dan 11‑12 Maret 2025.
Jika keduanya melaju melewati fase knockout, duel antara Sandy Walsh dan Jordi Amat dapat terwujud di semifinal, yang diperkirakan berlangsung akhir April hingga awal Mei. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi momen penting bagi pemain Indonesia, tetapi juga menambah daya tarik kompetisi AFC Champions League Elite di mata penonton Asia.
Al Ahli, dengan skuad berisi bintang internasional seperti Ivan Toney, Galeno, dan Franck Kessie, menunjukkan ketangguhan mental dan taktik yang matang. Di sisi lain, Machida Zelvia mencatat clean sheet mengesankan sepanjang fase gugur, namun tak mampu menahan serangan balik Al Ahli di extra time.
Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, memberikan penghargaan kepada Al Ahli atas pencapaian luar biasa mereka, menyatakan bahwa konsistensi klub tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh klub Asia dalam meningkatkan standar sepak bola di benua ini.
Kesimpulannya, AFC Champions League Elite 2025-2026 tidak hanya menghasilkan pemenang berulang, melainkan juga menyiapkan panggung bagi pemain Indonesia untuk bersaing di level tertinggi. Dengan Al Ahli menorehkan sejarah baru dan dua pemain Indonesia berpotensi bertemu di semifinal, musim ini menjadi salah satu edisi paling berkesan dalam sejarah kompetisi tersebut.











