Politik

Jakarta dan Jeju Resmi Jalin Sister City, Langkah Strategis Perkuat Posisi Global

×

Jakarta dan Jeju Resmi Jalin Sister City, Langkah Strategis Perkuat Posisi Global

Share this article
Jakarta dan Jeju Resmi Jalin Sister City, Langkah Strategis Perkuat Posisi Global
Jakarta dan Jeju Resmi Jalin Sister City, Langkah Strategis Perkuat Posisi Global

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 April 2026 | Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Provinsi Otonom Jeju, Oh Young-hun, menandatangani nota kesepahaman di Kedutaan Besar Republik Indonesia Seoul pada 25 April 2026, menandai resmi nya kerja sama sister city antara dua wilayah yang memiliki potensi komplementer. Penandatanganan ini disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Korea Selatan serta sejumlah pejabat terkait, menegaskan komitmen kedua pemerintah untuk memperkuat kolaborasi lintas negara.

Kerja sama mencakup beragam sektor strategis yang dipilih secara cermat untuk memberikan manfaat konkret bagi masyarakat Jakarta dan Jeju. Sektor‑sektor utama yang akan dikelola bersama antara lain:

  • Pariwisata: pertukaran program promosi, pengembangan destinasi ramah lingkungan, serta pelatihan sumber daya manusia di bidang hospitality.
  • Energi terbarukan: kolaborasi dalam pengembangan tenaga surya, angin, dan teknologi hijau lainnya, termasuk transfer pengetahuan dan investasi bersama.
  • Ekonomi digital: dukungan startup, fintech, dan e‑commerce melalui inkubator bersama serta program pertukaran teknologi.
  • Pertanian dan perikanan: adopsi teknik pertanian berkelanjutan serta pengelolaan sumber daya laut yang ramah lingkungan.

Pramono menegaskan bahwa Jeju dipilih karena kesamaan visi dalam mengembangkan kota pintar dan berkelanjutan. “Jeju merupakan mitra strategis, terutama dalam pengembangan pariwisata dan energi berkelanjutan. Kami ingin kerja sama ini memberikan dampak konkret bagi masyarakat di kedua wilayah,” ujarnya dalam keterangan resmi. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target Jakarta masuk dalam jajaran 50 kota global terkemuka pada tahun 2030.

Selain sektor ekonomi, kerja sama juga menitikberatkan pada pertukaran budaya dan pendidikan. Program pertukaran pelajar, beasiswa, serta festival budaya bersama akan menjadi agenda tahunan, memperkuat rasa persaudaraan antar warga. Kedua pemerintah juga berencana mengadakan seminar bersama tentang tata kelola kota pintar, yang melibatkan akademisi, praktisi, dan sektor swasta.

Langkah ini sejalan dengan strategi DKI Jakarta untuk memperkuat jaringan internasionalnya, yang telah mencakup kerja sama dengan kota‑kota lain di Asia, Eropa, dan Amerika. Dengan menambahkan Jeju ke dalam jaringan sister city, Jakarta memperluas aksesnya ke teknologi hijau dan model pariwisata berkelanjutan yang telah berhasil di pulau tersebut.

Para pengamat menilai bahwa kerja sama ini dapat menjadi katalisator bagi inovasi kota. “Jika implementasinya berjalan baik, Jakarta dapat belajar dari praktik terbaik Jeju dalam mengelola sumber daya alam dan mengembangkan ekowisata, sementara Jeju dapat memanfaatkan pasar Indonesia yang besar untuk produk wisata dan energi,” kata seorang analis kebijakan publik.

Implementasi kerja sama akan diawasi oleh tim gabungan yang terdiri dari pejabat DKI Jakarta, perwakilan pemerintah Jeju, serta perwakilan sektor swasta. Tim ini akan menyusun rencana aksi tahunan, mengidentifikasi proyek pilot, serta melaporkan progres secara berkala kepada publik.

Kesimpulannya, penandatanganan MoU sister city antara Jakarta dan Jeju membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, peningkatan kualitas hidup, serta penguatan posisi global kedua kota. Jika sinergi ini dapat direalisasikan di lapangan, Jakarta berpotensi mempercepat transformasinya menjadi kota pintar dan hijau, sekaligus menegaskan peranannya dalam jaringan kota‑kota dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *