Pendidikan

Universitas Airlangga Hadirkan Inovasi Baru: Kampus Cabang di Jakarta dan Pembebasan Demonstran

×

Universitas Airlangga Hadirkan Inovasi Baru: Kampus Cabang di Jakarta dan Pembebasan Demonstran

Share this article
Universitas Airlangga Hadirkan Inovasi Baru: Kampus Cabang di Jakarta dan Pembebasan Demonstran
Universitas Airlangga Hadirkan Inovasi Baru: Kampus Cabang di Jakarta dan Pembebasan Demonstran

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 28 Juni 2026 | Universitas Airlangga (Unair) memulai pembangunan Gedung Perkuliahan Kampus Jakarta melalui acara Groundbreaking Ceremony pada Jumat (26/6/2026) di Jalan Kyai Tapa No. 100, Jakarta Barat. Rektor Unair, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, mengatakan pembangunan Kampus Unair Jakarta merupakan bagian dari upaya memperluas kontribusi dan dampak, memperkuat kolaborasi nasional, serta menghadirkan layanan pendidikan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, di Surabaya, terjadi demonstrasi gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil bertajuk #IndonesiaSekarat di depan Gedung Negara Grahadi pada Jumat. Aksi yang semula berlangsung damai berubah ricuh saat aparat membubarkan massa yang masih bertahan di sekitar lokasi sehingga puluhan peserta aksi diamankan. Dua mahasiswa Unair terluka dan enam orang positif tes urine narkotika.

Polisi mulai membebaskan secara bertahap peserta aksi #IndonesiaSekarat yang diamankan setelah demonstrasi berujung ricuh di depan Gedung Negara Grahadi, Sabtu (27/6/2026) malam. Pelukan keluarga, tangis sahabat, dan sorak solidaritas menyambut para demonstran yang keluar dari markas kepolisian setelah menjalani pemeriksaan sejak Jumat (26/6/2026) malam.

Di tempat lain, PDIP Surabaya menghadirkan Rocky Gerung untuk bedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z. Rocky menilai Indonesia saat ini sedang menghadapi krisis gagasan di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan politik yang semakin kompleks. Ia menekankan pentingnya generasi muda memahami kembali akar pemikiran bangsa agar tidak terjebak pada arus informasi yang serba cepat tanpa memiliki landasan berpikir yang kuat.

Telemedicine juga menjadi salah satu topik yang dibahas. Mahasiswa Program Studi Teknik Industri di Universitas Airlangga, Sabiq Akmal Faris, menulis bahwa telemedicine telah mengubah cara masyarakat mengakses layanan kesehatan. Meskipun memiliki banyak manfaat, telemedicine juga memiliki keterbatasan, seperti risiko kesalahan diagnosis atau keterlambatan deteksi gejala tertentu.

Kesimpulan dari berbagai peristiwa tersebut adalah bahwa Universitas Airlangga terus berinovasi dan berkontribusi pada masyarakat. Dari pembangunan kampus cabang di Jakarta hingga pembebasan demonstran, Unair menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan dan keadilan. Sementara itu, perdebatan tentang telemedicine dan Marhaenisme menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki banyak tantangan yang harus diatasi, namun dengan kerja sama dan inovasi, kita dapat mencapai kemajuan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *