Otomotif

BYD M6 dan Mobil Listrik Lainnya di Tengah Penantian Insentif Pemerintah

×

BYD M6 dan Mobil Listrik Lainnya di Tengah Penantian Insentif Pemerintah

Share this article
BYD M6 dan Mobil Listrik Lainnya di Tengah Penantian Insentif Pemerintah
BYD M6 dan Mobil Listrik Lainnya di Tengah Penantian Insentif Pemerintah

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juni 2026 | Harga mobil listrik BYD di Indonesia masih bervariasi menjelang pengumuman insentif kendaraan listrik yang diputuskan pemerintah untuk ditunda hingga Juli 2026. Penundaan tersebut membuat pelaku industri dan konsumen masih menunggu kepastian stimulus yang diharapkan dapat mendorong penjualan kendaraan berbasis baterai.

Mengacu laman resmi BYD pada Juni 2026, di segmen kendaraan listrik entry-level, BYD menawarkan Atto 1 sebagai model termurah dengan harga mulai Rp199 juta untuk varian Standard. Sementara itu, varian Dynamic dan Premium dipasarkan masing-masing sebesar Rp205 juta dan Rp245 juta.

Pada segmen yang lebih tinggi, BYD Dolphin masih menjadi salah satu andalan perseroan dengan banderol mulai Rp369 juta untuk varian Dynamic dan Rp429 juta untuk varian Premium. Adapun, BYD Atto 3 dipasarkan Rp415 juta untuk varian Advanced Plus.

Sementara itu, di segmen SUV dan sedan listrik, BYD menawarkan Sealion 7 Premium seharga Rp629 juta dan Sealion 7 Performance Rp719 juta. Adapun, sedan listrik BYD Seal dipasarkan mulai Rp639 juta untuk varian Premium dan Rp750 juta untuk varian Performance.

Untuk kategori kendaraan keluarga, BYD M6 dibanderol mulai Rp383 juta untuk varian Standard, sedangkan varian Superior Captain Seat dipasarkan Rp433 juta. Di lini premium, BYD melalui merek Denza menawarkan MPV listrik Denza D9 dengan harga Rp950 juta on the road Jakarta.

Pemerintah memutuskan untuk menunda peluncuran insentif pembelian kendaraan listrik yang sebelumnya ditargetkan mulai bergulir pada Juni 2026. Program tersebut semula diharapkan dapat memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi pada kuartal II/2026.

BYD juga mengajak masyarakat ikut menamai calon mobil baru mereka. Raksasa otomotif asal China ini resmi mengajak warganet di media sosial untuk ikut menentukan nama bagi sedan listrik mewah terbarunya, yang digadang-gadang bakal menjadi calon raja jalanan baru dengan daya jelajah menembus 1.000 kilometer.

Insiden kebakaran juga terjadi di area proyek pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat. Peristiwa tersebut dikatakan sudah ditangani dengan baik dan kondusif. BYD berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan pabrik di dalam negeri.

Kesimpulan, BYD terus berupaya untuk memperkuat posisinya di pasar mobil listrik Indonesia. Dengan penundaan insentif pemerintah, BYD harus terus berinovasi dan meningkatkan penjualan produknya. Dengan demikian, BYD dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri mobil listrik Tanah Air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *