Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Juli 2026 | Kecelakaan tunggal McLaren 720S milik YouTuber Andra ST telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Kondisi mobil yang terbelah menjadi dua bagian setelah mengalami kecelakaan di Jalan Solo-Wonogiri, Sukoharjo, Jawa Tengah, memunculkan pertanyaan tentang bagaimana Andra ST dan rekannya, Robby Pantjaro, dapat selamat dari kecelakaan yang cukup parah.
Menurut penjelasan dari Yannes, kehancuran bodi mobil McLaren 720S bukanlah indikator rapuhnya konstruksi rancang bangun kendaraan, melainkan manifestasi nyata dari hukum pelepasan energi dalam fisika otomotif. Dengan kecepatan yang tinggi dan energi kinetik yang besar, mobil ini dapat mengalami kerusakan parah jika kehilangan kendali dan menghantam beberapa objek tetap secara beruntun.
Rahasia keselamatan utama dari mobil ini bertumpu pada struktur inti yang bernama Monocage II, yang dirancang dengan tingkat kekakuan tertinggi namun tetap memiliki bobot yang sangat ringan. Struktur ini dapat menyerap energi benturan dan melindungi penumpang dari cedera parah.
Andra ST dan Robby Pantjaro mengalami luka-luka ringan setelah kecelakaan tersebut dan telah menjalani perawatan medis. Pihak kepolisian telah memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut dan akan mempertemukan masing-masing pihak yang terdampak untuk membahas kerusakan yang terjadi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada kewaspadaan dan kemampuan mengemudi. Memiliki kendaraan dengan performa tinggi membutuhkan tanggung jawab yang lebih besar dan pemahaman yang lebih baik tentang batas aman saat berkendara.











