HUKUM

Polisi Tangkap Tiga Bandar Narkoba dan Menggeledah Ruko di Cipete

×

Polisi Tangkap Tiga Bandar Narkoba dan Menggeledah Ruko di Cipete

Share this article
Polisi Tangkap Tiga Bandar Narkoba dan Menggeledah Ruko di Cipete
Polisi Tangkap Tiga Bandar Narkoba dan Menggeledah Ruko di Cipete

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Juli 2026 | Ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang tergabung dalam Koalisi Tenaga Kesehatan (Nakes) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Provinsi NTT pada Kamis (9/7/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak aparat penegak hukum mempercepat penanganan kasus dugaan intimidasi terhadap almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha, sekaligus meminta dua anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang masih aktif segera dinonaktifkan dari jabatannya.

Koordinator Lapangan Koalisi Nakes NTT, dr. Syebenheser Hetingwati, mengatakan bahwa aksi tersebut bukan semata untuk mengenang kepergian Dokter Icha, tetapi juga sebagai bentuk perjuangan agar tidak ada lagi nakes yang mengalami intimidasi saat menjalankan tugas.

Di tempat lain, tiga bandar narkoba yang terkait gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan berhasil ditangkap oleh tim gabungan kepolisian di wilayah Samarinda, Kalimantan Timur. Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengonfirmasi langsung keberhasilan penangkapan tersebut.

Tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya juga menggeledah sebuah ruko di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi. Dalam penggeledahan, polisi membuka akses hingga lantai tiga dan mengamankan dokumen, komputer, serta barang lain yang masih diinventarisasi.

Penggeledahan ini terkait penyidikan beberapa kasus dugaan korupsi besar seperti tata kelola batu bara PLN, PT Asabri, Jiwasraya, dan tindak pidana pencucian uang. Polisi belum dapat merinci seluruh barang yang diamankan karena proses inventarisasi masih berjalan.

Polisi juga menghadirkan saksi dalam proses pencarian barang bukti tersebut. Langkah tersebut dilakukan agar proses penegakan hukum tersebut berjalan sesuai aturan. Sebelum memulai penggeledahan, penyidik menunjukkan dokumen resmi terkait pencarian barang bukti tersebut.

Dalam beberapa waktu terakhir, polisi terus melakukan upaya penegakan hukum dan penindakan terhadap kasus-kasus korupsi dan kejahatan lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memerangi korupsi dan menjaga keamanan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *