Ekonomi

Rupiah Menguat terhadap Dolar AS: Analisis dan Prediksi

×

Rupiah Menguat terhadap Dolar AS: Analisis dan Prediksi

Share this article
Rupiah Menguat terhadap Dolar AS: Analisis dan Prediksi
Rupiah Menguat terhadap Dolar AS: Analisis dan Prediksi

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Juni 2026 | Rupiah terus mengalami fluktuasi terhadap dolar AS. Pada Senin, 29 Juni 2026, rupiah dibuka menguat 63 poin menjadi 17.859 per dolar AS. Analis prediksi rupiah akan lesu awal pekan ini yang dipicu antisipasi rilis data ekonomi AS.

Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.885 per USD pada pembukaan perdagangan hari Selasa, 30 Juni 2026. Rupiah tertekan saat dolar AS juga mengalami pelemahan akibat kekhawatiran domestik.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menuturkan terdapat sejumlah sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah, baik dari dalam maupun luar negeri. Dari dalam negeri, pelaku pasar masih menunggu sejumlah indikator ekonomi pada awal Juli 2026, yakni data neraca perdagangan Indonesia dan tingkat inflasi.

Isu restrukturisasi badan usaha milik negara (BUMN) juga dinilai sebagai langkah strategis. Presiden Prabowo sebelumnya menyatakan akan memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 menjadi sekitar 250 perusahaan. Pemangkasan jumlah BUMN dinilai dapat menjadi instrumen untuk menghemat anggaran.

Sentimen internal lainnya ialah keputusan pemerintah yang memilih tidak menerima tawaran bantuan dana sebesar 30 miliar dolar AS dari Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF). Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa pemerintah memiliki keyakinan terhadap kemampuan ekonomi nasional dalam menghadapi tekanan global.

Ketegangan antara AS dan Iran sempat mengguncang pasar akibat serangan di Selat Hormuz, namun rencana pembicaraan damai di Qatar membantu meredam lonjakan harga minyak. Pernyataan hawkish pejabat The Fed dan data sentimen konsumen AS turut memengaruhi pasar, sementara rupiah diproyeksikan tetap fluktuatif dengan potensi penguatan pada perdagangan berikutnya.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat menuju level Rp 17.800-an per dolar AS. Rupiah ditutup menguat 71 poin ke level Rp17.851 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin, mencerminkan penguatan sekitar 0,40 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Kesimpulan, rupiah terus mengalami fluktuasi terhadap dolar AS. Faktor domestik dan eksternal memengaruhi pergerakan rupiah. Isu restrukturisasi BUMN dan keputusan pemerintah tidak menerima bantuan dana dari IMF menjadi sentimen internal yang memengaruhi pergerakan rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *