Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 Agustus 2026 | Pemerintah saat ini berfokus pada peningkatan ketahanan pangan di Indonesia. Dalam upaya meningkatkan produksi pangan, pemerintah telah menetapkan alokasi anggaran program ketahanan pangan sebesar Rp195,3 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027. Anggaran ini diharapkan dapat mendukung kegiatan operasional pertanian, seperti pengembangan kawasan padi, cetak sawah, optimasi lahan pertanian, dan bantuan alat dan mesin pertanian.
Salah satu perusahaan yang terlibat dalam upaya peningkatan ketahanan pangan adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Perusahaan ini telah menyetorkan modal kepada anak usaha perseroan PT Surya Dhoho Investama (SDHI) senilai Rp 200 miliar untuk mendukung kegiatan operasional bandar udara (bandara) Dhoho di Kediri, Jawa Timur.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, juga telah melakukan upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerahnya. Ia telah menemui Kepala Bulog Wilayah NTT untuk mengawal rencana pembangunan Gudang Bulog di Rote Ndao. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi benteng ketahanan pangan daerah sekaligus memangkas kendala distribusi dan penyimpanan hasil panen petani lokal.
Di sisi lain, harga tembakau di Bojonegoro saat ini memasuki panen dengan harga jual tembakau rajangan kering sekitar Rp40 ribu setiap kilogram. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, berupaya mendorong kenaikan harga jual tembakau rajangan kering setempat dengan menjalin komunikasi ke beberapa perusahaan rokok, termasuk Gudang Garam.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga telah melonjak sebesar 1,00% atau bertambah 62,48 poin, membawanya parkir nyaman di level 6.330,36. Sektor Infrastruktur, Energi, dan Barang Baku menjadi pendorong utama penguatan indeks berkat performa positif sejumlah emiten.
Dalam kesimpulan, upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia telah menunjukkan kemajuan. Dengan alokasi anggaran yang cukup dan partisipasi perusahaan seperti Gudang Garam, diharapkan produksi pangan dapat ditingkatkan dan harga pangan dapat stabil.











