Ekonomi

Rupiah Menguat, Kepercayaan Pasar ke Ekonomi Indonesia Mulai Pulih

×

Rupiah Menguat, Kepercayaan Pasar ke Ekonomi Indonesia Mulai Pulih

Share this article
Rupiah Menguat, Kepercayaan Pasar ke Ekonomi Indonesia Mulai Pulih
Rupiah Menguat, Kepercayaan Pasar ke Ekonomi Indonesia Mulai Pulih

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Juni 2026 | Setelah libur Lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62. Namun, IHSG kemudian bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka.

Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan rebound IHSG dinilai menjadi sinyal bahwa kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional mulai pulih. Bendahara Umum Tidar Jakarta Barat sekaligus pengusaha, Noverizky Tri Putra, menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat di tengah berbagai tantangan global yang terus berlangsung.

Menurut Noverizky, penguatan rupiah dan pergerakan positif IHSG menjadi indikator bahwa investor masih menaruh kepercayaan terhadap arah kebijakan ekonomi nasional. "Penguatan rupiah dan membaiknya IHSG merupakan sinyal positif bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap terjaga. Ini menunjukkan pasar melihat adanya arah kebijakan yang jelas dan optimisme terhadap masa depan ekonomi nasional," ujarnya.

Noverizky juga menilai bahwa berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai mendapatkan respons positif dari pelaku pasar dan dunia usaha. Menurutnya, pemerintah tengah membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui sejumlah program strategis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Beberapa program yang dimaksud antara lain hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan, peningkatan investasi, pembangunan sumber daya manusia, hingga berbagai kebijakan yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat. "Kita tidak bisa menilai keberhasilan sebuah pemerintahan hanya dalam hitungan beberapa bulan. Kebijakan ekonomi membutuhkan proses, konsistensi, dan stabilitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.

Sebagai pelaku usaha, Noverizky mengaku masih melihat prospek yang menjanjikan bagi perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Ia menilai pasar domestik yang besar, bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, serta posisi strategis Indonesia di kawasan Asia menjadi modal kuat untuk menarik investasi.

Menurutnya, investor pada dasarnya membutuhkan kepastian regulasi dan konsistensi kebijakan. Karena itu, stabilitas politik dan ekonomi menjadi faktor penting dalam menjaga arus investasi ke Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir, optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia kembali menguat seiring membaiknya sejumlah indikator pasar keuangan. Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan rebound IHSG dinilai menjadi sinyal bahwa kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional mulai pulih.

Kesimpulan dari perkembangan ini adalah bahwa perekonomian Indonesia memiliki fondasi yang kuat dan prospek yang menjanjikan. Dengan kebijakan yang tepat dan konsistensi, Indonesia dapat menjaga stabilitas ekonomi dan menarik investasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *