Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 Juni 2026 | Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Purnawirawan Achmad Sutjipto meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan pada Kamis, 18 Juni 2026. Almarhum disemayamkan di kediamannya Jalan Gading 10 Blok D No. 45 Kodamar Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto di usianya yang ke-81 tahun. Menurut Dave, almarhum Sutjipto merupakan salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pengabdian kepada negara melalui TNI Angkatan Laut, serta berbagai peran strategis yang diembannya setelah purnatugas.
Almarhum dikenal sebagai sosok prajurit yang menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara. Kontribusi yang telah beliau berikan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan kekuatan pertahanan nasional, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Achmad Sutjipto adalah seorang purnawirawan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang lahir pada 12 Mei 1945. Ia masuk Akademi Angkatan Laut pada tahun 1965 dan lulus pada 1969, kemudian dilantik sebagai perwira berpangkat letnan dua.
Dalam pengabdiannya, almarhum Sutjipto pernah menjabat sebagai komandan di berbagai kapal perang TNI Angkatan Laut dari tahun 1989 hingga 1991, serta menjadi Komandan Satuan Tugas Pengalihan Kapal-Kapal Bekas Jerman Timur TNI Angkatan Laut dari tahun 1992 hingga 1995.
Kepergian Sutjipto tentu menjadi kehilangan bagi keluarga besar TNI, dunia kemaritiman Indonesia, serta bangsa secara keseluruhan. Namun, pengabdian dan dedikasinya akan selalu dikenang sebagai teladan bagi generasi penerus.
Selain itu, TNI Angkatan Darat telah membentuk Kompi Produksi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Pekalongan, Jawa Tengah, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Direktur Sistem dan Metode Pusat Teritorial Angkatan Darat Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva mengatakan bahwa Kompi Produksi merupakan program TNI AD untuk memperkuat ketahanan wilayah khususnya di sektor pangan.
Dengan demikian, pengabdian dan dedikasi Laksamana TNI Purnawirawan Achmad Sutjipto akan terus menjadi inspirasi bagi TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan nasional.











